Pedro Acosta Resmi Gabung Ducati, Duet dengan Marc Marquez Mulai 2027

Oleh: Harits Tryan
Kamis, 25 Juni 2026 | 05:00 WIB
Pembalap muda asal Spanyol, Pedro Acosta. (Foto/Motogp.com)
Pembalap muda asal Spanyol, Pedro Acosta. (Foto/Motogp.com)

BeritaNasional.com - Pembalap muda asal Spanyol, Pedro Acosta, dipastikan akan meninggalkan KTM dan bergabung dengan tim pabrikan Ducati mulai musim MotoGP 2027. Acosta akan menjadi rekan setim juara bertahan MotoGP, Marc Marquez, dalam menghadapi era baru MotoGP 850cc yang akan dimulai pada tahun tersebut.

Kepindahan Acosta terjadi setelah Ducati mengonfirmasi berakhirnya kerja sama dengan juara dunia dua kali MotoGP, Francesco Bagnaia. Langkah ini membuat Ducati memadukan pengalaman Marquez dengan talenta muda yang dianggap sebagai salah satu prospek paling menjanjikan di ajang balap motor dunia.

Acosta dikenal sebagai salah satu pembalap paling sukses di kelas junior. Ia meraih gelar juara dunia Moto3 pada musim debutnya sebelum menambah titel Moto2 pada musim keduanya. Setelah promosi ke MotoGP pada 2024, pembalap berusia muda itu langsung menunjukkan performa kompetitif bersama KTM.

Meski belum meraih kemenangan grand prix di kelas utama, Acosta tampil sebagai pembalap KTM paling konsisten sejak pertengahan musim lalu. Ia mencatat kemenangan Sprint pertamanya pada seri pembuka musim di Buriram dan beberapa kali terlibat dalam perebutan kemenangan balapan utama.

Saat ini, Acosta juga memegang rekor kurang menguntungkan sebagai pembalap dengan jumlah podium terbanyak tanpa kemenangan di MotoGP, yakni 13 podium.

General Manager Ducati Corse, Gigi Dall'Igna, menyebut Acosta sebagai sosok ideal untuk masa depan tim pabrikan Ducati.

“Pedro merupakan kandidat ideal untuk masa depan Tim Ducati Lenovo,” kata Dall'Igna.

“Setelah konfirmasi Marc, kami ingin menambahkan pembalap muda dan cepat ke proyek pengembangan Desmosedici GP.”

Ia menilai Acosta telah menunjukkan kematangan luar biasa sejak usia muda dengan torehan dua gelar dunia di kelas bawah dan performa yang menjanjikan di MotoGP.

“Kedatangannya di tim akan menjadi stimulus bagi semua orang; dia akan membantu kami berkembang, dan kami akan mendukungnya dalam perjalanan menuju kematangan penuh sebagai seorang pembalap,” ujarnya.

Sementara itu, Bagnaia dikabarkan akan melanjutkan kariernya bersama tim pabrikan Aprilia Racing, yang saat ini diperkuat oleh Marco Bezzecchi dan Jorge Martin.

Di sisi lain, KTM disebut tengah menyiapkan susunan pembalap baru dengan mendatangkan Alex Marquez dan Fabio Di Giannantonio untuk memperkuat tim pabrikan mereka.

Perjalanan Acosta menuju MotoGP terbilang impresif. Ia mulai mencuri perhatian dunia balap setelah memenangi Grand Prix Doha Moto3 2021 dari posisi start pit lane. Pada musim yang sama, ia berhasil merebut gelar juara dunia sebagai rookie.

Setelah menjuarai Moto2 pada 2023, KTM mempercepat promosinya ke MotoGP bersama tim Tech3 demi mempertahankan salah satu aset paling berharga mereka. Gaya balap agresif dan prestasinya bahkan membuat Acosta kerap dibandingkan dengan Marc Marquez saat masih muda.

Namun hingga kini, kemenangan perdana di MotoGP masih menjadi target yang belum berhasil diraih Acosta. Selama dua musim terakhir, ia telah sembilan kali finis sebagai runner-up pada balapan Sprint maupun Grand Prix.

Pada 2025, Acosta dipromosikan ke tim pabrikan KTM dengan harapan dapat bersaing dalam perebutan gelar juara dunia. Namun ambisi tersebut sempat terhambat oleh berbagai persoalan yang melanda proyek RC16, termasuk krisis finansial yang dialami KTM.

Kini, dengan kepindahan ke Ducati yang dikenal memiliki motor paling kompetitif di grid, Acosta akan menghadapi tantangan baru sekaligus peluang besar untuk mengejar kemenangan perdana dan bersaing memperebutkan gelar juara dunia MotoGP.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: