Dadan dan Silmy Tersandung Korupsi, Istana Ungkap Pesan yang Berulang Kali Disampaikan Prabowo

Oleh: Ahda Bayhaqi
Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:22 WIB
Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana, saat akan dimasukan kedalam mobil tahanan di Gedung Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus. (Beritanasional.com/Oke Atmaja)
Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana, saat akan dimasukan kedalam mobil tahanan di Gedung Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus. (Beritanasional.com/Oke Atmaja)

BeritaNasional.com - Eks Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana sampai eks Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Silmy Karim terjerat kasus dugaan korupsi dalam waktu yang berdekatan.

Menanggapi masalah ini, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan, Presiden Prabowo Subianto sudah sering mengingatkan jajarannya untuk menghindarkan praktik korupsi. Presiden Prabowo telah meminta para pejabat pemerintahan meninggalkan praktik yang melanggar hukum, terutama korupsi.

"Jadi berulang kali itu sudah diingatkan untuk kita semua meninggalkan, mari membenahi diri, meninggalkan praktik-praktik yang mengarah kepada pelanggaran-pelanggaran norma hukum terutama tindak pidana korupsi. Sudah sering diingatkan," kata Prasetyo di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Sabtu (6/6/2026).

Presiden Prabowo sudah menyampaikan kepada jajarannya bahwa tugas berat di pemerintahan adalah menghadapi tindak pidana korupsi.

"Berulang kali Pak Presiden terus mengingatkan kepada seluruh jajaran bahwa salah satu apa namanya tugas berat kita ini kan adalah melawan yang namanya tindak pidana korupsi," kata Prasetyo.

Para jajaran pemerintah dari menteri dan pimpinan lembaga harus bisa berbenah dan tidak melakukan tindak pidana korupsi.

"Yang itu harus dimulai dari kita, dari jajaran pemerintah yang sedang diberi amanah, dari jajaran kabinet, dari seluruh kementerian dan lembaga, dan sebenarnya juga bagi kita semua gitu karena beliau kan sebagai kepala negara maupun kepala pemerintahan," kata Prasetyo. sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: