Tinjau SRMP 17 Bali, Prabowo Sebut Pendidikan Kunci Hidup Layak

Oleh: Bachtiarudin Alam
Minggu, 07 Juni 2026 | 14:25 WIB
Presiden Prabowo tinjau SRMP 17 Bali (Foto/Setpres)
Presiden Prabowo tinjau SRMP 17 Bali (Foto/Setpres)

BeritaNasional.com - Presiden Prabowo Subianto menegaskan, Sekolah Rakyat dibangun sebagai bentuk keberpihakan negara kepada masyarakat kurang mampu saat meninjau Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, Minggu (7/6/2026). 

Dalam kunjungan tersebut, Presiden juga menyaksikan berbagai penampilan siswa dan mendengarkan laporan perkembangan program Sekolah Rakyat di Bali.

Setibanya di lokasi, Prabowo disambut yel-yel oleh para siswa. Suasana semakin meriah dengan penampilan tari Kecak yang dibawakan 16 siswa, termasuk seorang penari berkebutuhan khusus.

Dalam sambutannya, Prabowo menekankan pentingnya pendidikan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Jadi pembangunan kita sebagai bangsa tujuannya adalah untuk membuat seluruh rakyat Indonesia hidupnya layak, hidupnya baik," kata Prabowo.

"Karena itu, usaha untuk berbuat agar rakyat hidup baik, hidup layak adalah usaha yang sangat besar. Kita harus bekerja keras di semua bidang, salah satu adalah pendidikan,” tambah dia.

Kegiatan itu juga diisi testimoni siswa dan orang tua calon peserta didik mengenai manfaat program Sekolah Rakyat. 

Sejumlah siswa turut menampilkan paduan suara, pembacaan puisi, hingga pidato berbahasa Inggris di hadapan Presiden.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Sosial Saifullah Yusuf alias Gus Ipul melaporkan perkembangan pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat di Bali yang berlokasi di Kabupaten Karangasem. 

Menurut dia, gedung tersebut disiapkan untuk menampung 270 siswa pada tahun ajaran 2026/2027.

“Untuk tahap ini ada 93 yang sedang sekarang berproses, salah satunya adalah di Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali di mana nanti diharapkan kalau sudah selesai, yang ada di sini akan pindah ke gedung permanen itu,” ujar Gus Ipul.

Ia menambahkan, jumlah calon peserta didik Sekolah Rakyat di Bali saat ini telah mencapai lebih dari 400 orang, dengan pendaftar jenjang SMP dan SMA sudah melebihi kapasitas yang tersedia.

Kunjungan ditutup dengan makan siang bersama antara Presiden, siswa, dan para orang tua peserta didik di lingkungan sekolah.sinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: