Kenaikan Harga Gas Industri, Pentolan KSPSI Ingatkan Menteri ESDM Bahlil soal Badai PHK

Oleh: Bachtiarudin Alam
Senin, 08 Juni 2026 | 08:27 WIB
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea (Beritanasional/Bachtiar)
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea (Beritanasional/Bachtiar)

BeritaNasional.com - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengingatkan secara terbuka kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia untuk segera mencari solusi atas kenaikan harga gas industri. 

Hal ini disampaikan Andi Gani, seiring potensi badai pemutusan hubungan kerja (PHK) para buruh terhadap kondisi melonjaknya harga gas industri. 

“Kami sudah mencoba bertemu Menteri ESDM, tapi sampai hari ini kami merasa lebih mudah bertemu Pak Prabowo daripada bertemu Menteri ESDM. Ini lebih susah dihubungi,” kata Andi dikutip Senin (8/6/2026).

Menurutnya, potensi badai PHK ini sulit dihindari jika tidak ada antisipasi oleh pemerintah. Sebab, harga gas industri sudah terlampau tinggi yang membuat para pengusaha merugi akibat cost yang besar.

“Harga gas industri sudah tidak masuk akal, banyak barang produksi dari pabrik-pabrik industri keramik, industri sepatu, menumpuk di gudang. Akhirnya jam kerja para buruh dikurangi karena produksinya sudah tidak ada lagi,” ujar Andi.

“Karena itu Saya meminta Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, agar segera mengambil kebijakan-kebijakan cepat untuk mencari solusi permasalahan gas industri ini. Kalau tidak, badai PHK akan terjadi,” katanya.sinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: