Harga Minyak Goreng Curah di Jakarta Naik 3 Persen, Minyakita Masih di Atas HET
BeritaNasional.com - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI melaporkan, harga minyak goreng curah di 38 pasar rakyat Jakarta mengalami kenaikan rata-rata tiga persen berdasarkan pemantauan per 10 Juni 2026.
Meski demikian, pemerintah memastikan pasokan minyak goreng masih aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.
Kepala Dinas PPKUKM DKI Jakarta Elisabeth Ratu Rante Allo mengatakan, harga minyak goreng curah saat ini mencapai Rp21.392 per liter, naik Rp697 per liter dibandingkan periode pemantauan sebelumnya yang berada di level Rp20.694 per liter.
"Kami mencermati adanya kenaikan harga minyak goreng curah di sejumlah wilayah Jakarta. Namun berdasarkan hasil pemantauan di 38 pasar rakyat, pasokan masih tersedia dengan baik dan belum ditemukan indikasi kelangkaan. Masyarakat tidak perlu khawatir karena stok masih dalam kondisi aman," kata Ratu, dikutip Minggu (14/6/2026).
Berdasarkan hasil pemantauan, kenaikan harga tertinggi terjadi di Jakarta Barat sebesar Rp1.375 per liter atau tujuh persen.
Sementara Jakarta Utara mengalami kenaikan Rp840 per liter atau lima persen dan Jakarta Selatan naik Rp771 per liter atau empat persen.
Menurut Elisabeth, harga minyak goreng curah tertinggi saat ini berada di Jakarta Pusat dengan rata-rata Rp22.500 per liter, sedangkan harga terendah berada di Jakarta Utara sebesar Rp19.080 per liter.
"Harga minyak goreng curah tertinggi saat ini terpantau berada di Jakarta Pusat dengan rata-rata Rp22.500 per liter, sedangkan harga terendah berada di Jakarta Utara sebesar Rp19.080 per liter. Perbedaan harga ini dipengaruhi oleh dinamika distribusi dan pasokan di masing-masing wilayah," ungkapnya.
Selain itu, Dinas PPKUKM juga mencatat harga Minyakita masih berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp15.700 per liter.
Rata-rata harga Minyakita di pasar rakyat Jakarta mencapai Rp19.835 per liter atau sekitar 26 persen lebih tinggi dibandingkan HET.
Elisabeth berujar, pihaknya terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menjaga kelancaran distribusi dan menekan harga di tingkat konsumen.
"Kami terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan distribusi Minyakita berjalan lancar, serta mendorong harga di tingkat konsumen agar semakin mendekati HET yang telah ditetapkan pemerintah," ucap Ratu.
Dari sisi pasokan, Dinas PPKUKM mencatat stok minyak goreng curah di pasar rakyat mencapai 1.125 liter. Sementara stok Minyakita tercatat 1.656 liter dan minyak goreng premium kemasan mencapai 1.454 liter.
"Kami akan terus memperkuat pengawasan di pasar rakyat, berkoordinasi dengan distributor dan pemangku kepentingan terkait, serta memastikan pasokan kebutuhan pokok tetap tersedia bagi masyarakat. Stok minyak goreng di Jakarta masih relatif aman dan mencukupi kebutuhan warga," tandasnya.

BUDAYA | 2 hari yang lalu
HUKUM | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
BUDAYA | 22 jam yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu







