Kiper Veteran Vozinha Jadi Pahlawan Cape Verde saat Tahan Imbang Spanyol
BeritaNasional.com - Cape Verde mencuri perhatian dunia setelah berhasil menahan imbang Spanyol tanpa gol pada laga pembuka Grup H Piala Dunia 2026, Senin (15/6/2026) waktu setempat atau Selasa (16/6/2026) dini hari WIB. Hasil tersebut menjadi salah satu kejutan terbesar di fase awal turnamen.
Menghadapi salah satu favorit juara yang memiliki rekam jejak satu gelar Piala Dunia dan empat trofi Piala Eropa, Cape Verde mampu menunjukkan pertahanan yang solid meski sepanjang pertandingan berada di bawah tekanan.
Spanyol tampil dominan sejak menit awal. La Roja menguasai sekitar 74 persen penguasaan bola dan terus menggempur pertahanan lawan. Tim asuhan Luis de la Fuente juga mencatatkan 27 tembakan dengan nilai expected goals (xG) mencapai 2,7.
Namun, dominasi tersebut gagal menghasilkan gol berkat penampilan luar biasa kiper veteran Cape Verde, Vozinha. Penjaga gawang berusia 40 tahun itu menjadi pahlawan timnya setelah melakukan tujuh penyelamatan penting untuk menjaga gawang tetap aman hingga peluit akhir dibunyikan.
Vozinha bukan satu-satunya pemain yang tampil gemilang. Duet bek tengah Cape Verde, Diney Borges dan Pico Lopes, juga menunjukkan performa impresif sepanjang pertandingan.
Borges tampil dominan dalam duel-duel udara maupun perebutan bola, sementara Lopes menjadi tembok kokoh di lini belakang dengan serangkaian sapuan krusial. Salah satu aksi terbaiknya terjadi pada menit-menit akhir ketika menggagalkan peluang emas penyerang Spanyol, Mikel Oyarzabal.
Kedisiplinan Cape Verde juga menjadi sorotan. Sepanjang 90 menit pertandingan, mereka hanya melakukan satu pelanggaran. Catatan tersebut menjadi salah satu yang terendah dalam sejarah pertandingan Piala Dunia sejak statistik tersebut mulai didokumentasikan pada 1966.
Meski terus ditekan, para pemain Cape Verde mampu mempertahankan organisasi permainan dengan baik tanpa mengandalkan pelanggaran keras maupun taktik mengulur waktu.
Pelatih Cape Verde, Pedro Brito, menyebut hasil bersejarah tersebut sebagai cerminan karakter negaranya yang selalu berjuang menghadapi berbagai keterbatasan.
"Ini berarti segalanya bagi negara kami. Ini adalah bukti dari jati diri negara kami - ketahanan dan upaya untuk mengatasi kesulitan," ujar Brito.
Hasil imbang melawan Spanyol menjadi pencapaian penting bagi negara kepulauan berpenduduk sekitar 500 ribu jiwa tersebut. Satu poin dari salah satu kandidat juara membuat peluang Cape Verde untuk bersaing di Grup H tetap terbuka.
Di sisi lain, Spanyol harus segera memperbaiki penyelesaian akhir mereka setelah gagal mengonversi dominasi permainan menjadi kemenangan. Hasil ini membuat persaingan di Grup H semakin ketat menjelang pertandingan berikutnya.
Sumber: Sky Sports
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
DUNIA | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
DUNIA | 22 jam yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu







