William Saliba Kembali Fit, Prancis Dapat Kabar Baik Jelang Lawan Senegal

Oleh: Tim Redaksi
Senin, 15 Juni 2026 | 06:40 WIB
Bek Arsenal William Saliba. (Foto/Instagram William Saliba)
Bek Arsenal William Saliba. (Foto/Instagram William Saliba)

BeritaNasional.com - Timnas Prancis mendapat suntikan tenaga jelang laga perdana Grup I Piala Dunia 2026 melawan Senegal.

Bek andalan mereka, William Saliba, dilaporkan telah kembali menjalani sesi latihan penuh setelah sebelumnya diragukan tampil akibat masalah cedera punggung.

Kondisi Saliba sempat menjadi perhatian setelah bek Arsenal tersebut datang ke turnamen dengan kondisi fisik yang belum sepenuhnya fit. Cedera yang dialaminya bahkan sempat memunculkan kekhawatiran bahwa ia bisa absen pada fase awal Piala Dunia.

Namun, laporan terbaru dari kamp latihan Prancis menyebutkan bahwa Saliba sudah kembali berlatih bersama rekan-rekannya tanpa kendala berarti.

Perkembangan ini membuka peluang besar bagi pemain berusia 25 tahun itu untuk tampil saat Les Bleus menghadapi Senegal pada Selasa (16/6/2026).

Sebelumnya, Saliba juga sempat dimainkan selama 45 menit saat Prancis mengalahkan Irlandia Utara 3-1 dalam laga uji coba pada 8 Juni lalu. Penampilannya kala itu menunjukkan bahwa proses pemulihannya berjalan positif.

Kembalinya Saliba menjadi kabar penting bagi pelatih Didier Deschamps. Pasalnya, bek Arsenal tersebut merupakan salah satu pilar utama di lini belakang Prancis berkat kemampuan bertahan, kecepatan, serta ketenangannya dalam mengawal pertahanan.

Jika dinyatakan fit, Saliba berpotensi berduet dengan Dayot Upamecano atau Ibrahima Konate di jantung pertahanan Prancis.

Kehadirannya diyakini akan memperkuat lini belakang Les Bleus saat menghadapi Senegal yang dikenal memiliki serangan cepat dan fisik yang kuat.

Selain menjadi kabar baik bagi Prancis, perkembangan kondisi Saliba juga disambut positif oleh Arsenal. The Gunners tentu berharap sang bek dapat menjalani Piala Dunia tanpa masalah cedera agar siap menghadapi musim baru setelah turnamen berakhir.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: