Momen Gibran Temui Massa Demo Mahasiswa, Dari Bahas Isu Diakhiri Salat Berjamaah

Oleh: Bachtiarudin Alam
Selasa, 16 Juni 2026 | 11:41 WIB
Wapres Ri Gibran Rakabuming Raka temui massa demo mahasiswa di Jakarta, Senin (15/6/2026) malam. (BeritaNasional/BPMI Setwapres)
Wapres Ri Gibran Rakabuming Raka temui massa demo mahasiswa di Jakarta, Senin (15/6/2026) malam. (BeritaNasional/BPMI Setwapres)

BeritaNasional.com - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka telah menemui perwakilan mahasiswa yang sempat melangsungkan aksi demonstrasi di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat pada Senin (15/6/2025) kemarin.

Berdasarkan keterangan resmi dari Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Wakil Presiden (BPMI Setwapres), para pendemo turut diajak dialog membahas sejumlah isu nasional dengan Gibran dilanjutkan salat Magrib berjamaah di Masjid Baiturrahman. 

"Wapres menerima dan berdialog dengan 15 perwakilan mahasiswa yang sebelumnya menyampaikan aspirasi melalui aksi unjuk rasa di kawasan Patung Kuda, Jakarta," tulis keterangan resmi dari Biro Pers Media, dan Informasi Sekretariat Wakil Presiden, dikutip Selasa (16/6/2026). 

Dalam dialog, Gibran menerima perwakilan mahasiswa dari Universitas Bung Karno dan Universitas Mohammad Husni Thamrin Jakarta. Mereka turut menyampaikan beberapa masukannya berdasarkan hasil kajian terhadap sejumlah isu nasional. 

Salah satunya soal kritik dan masukan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), pendidikan, revisi regulasi, hingga pembangunan di wilayah tertinggal.

"Usai berdialog dan menyerap aspirasi mahasiswa, Wapres mengajak para mahasiswa yang beragama muslim menuju Masjid Baiturrahman untuk menunaikan salat Magrib berjamaah bersama jajaran Sekretariat Wakil Presiden dan para pegawai yang hadir," lanjutnya. 

Dalam kesempatan itu, Wapres menegaskan bahwa pemerintah terbuka terhadap kritik dan masukan dari masyarakat, khususnya kalangan mahasiswa, sebagai bagian dari upaya bersama untuk menyempurnakan berbagai kebijakan dan program pemerintah.sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: