Hampir Triple-Double di Laga Hidup-Mati, Travin Thibodeaux Sabet MVP Finals IBL 2026

Oleh: Tarmizi Hamdi
Senin, 29 Juni 2026 | 05:24 WIB
Pemain Hornbills Travin Thibodeaux (kiri) dinobatkan sebagai MVP Final IBL GoPay 2026. (Foto/doc IBL)
Pemain Hornbills Travin Thibodeaux (kiri) dinobatkan sebagai MVP Final IBL GoPay 2026. (Foto/doc IBL)

BeritaNasional.com -  Pergelaran basket tanah air baru saja menyaksikan lahirnya sejarah baru.

Bogor Hornbills resmi menahbiskan diri sebagai kampiun IBL 2026 setelah menumbangkan Pelita Jaya Basketball dengan skor ketat 64-61 pada Game 5 babak final di PJ Arena, Jakarta, Minggu (28/6/2026) malam.

Di balik kesuksesan dramatis tim asal Kota Hujan tersebut, nama Travin Thibodeaux keluar sebagai pahlawan utama setelah dinobatkan sebagai MVP (Most Valuable Player) Finals IBL 2026.

Thibodeaux tampil luar biasa pada laga penentu yang menggunakan format Best of 5 tersebut. Ia menyuguhkan performa kelas dunia dengan menorehkan hampir triple-double, lewat sumbangan 22 poin, 11 rebound, dan 9 assist. 

Kontribusi masif ini menjadi kunci utama Hornbills dalam meredam agresivitas Pelita Jaya di detik-detik akhir pertandingan.

Usai laga, pebasket asal Amerika Serikat ini tidak bisa menyembunyikan rasa emosional dan kebahagiaannya atas pencapaian luar biasa ini.

"Bersyukur kepada Tuhan dengan apa yang terjadi pada saya tahun ini. Saya cinta tim ini, saya cinta organisasi sejak hari pertama. Underdog, dan kami bisa membuktikannya. Imposible is nothing," kata Travin Thibodeaux yang dikutip dari laman resmi NBA pada Minggu.

Pimpin Keunggulan sejak Awal Laga

Dominasi Thibodeaux sudah terlihat sejak tepis mula (tip-off). 

Di babak pertama, ia langsung mengemas 12 poin awal yang membawa Hornbills memimpin jauh dengan skor nyaman 45-31. 

Rasa percaya diri yang tinggi membuat anak-anak Bogor tampil lepas meskipun berstatus sebagai tim tamu di hadapan publik PJ Arena.

Namun, laga final tidak berjalan mudah bagi sang MVP dan kolega.

Memasuki kuarter ketiga, Pelita Jaya bangkit memberikan perlawanan sengit lewat kombinasi maut Jeffree Withey (19 poin, 12 rebound) dan Perrin Buford (18 poin, 11 rebound, 9 assist).

Tekanan bertubi-tubi ini sempat membuat akurasi tembakan Hornbills menurun drastis.

Mereka hanya mampu mendulang 8 angka di kuarter ketiga dan 11 angka di kuarter pemungkas. 

Namun, mental juara yang ditunjukkan Thibodeaux dan tim berhasil mempertahankan keunggulan tipis 64-61 hingga peluit panjang berbunyi.

Dalam laga ini, Stephaun Branch juga memberikan sokongan krusial bagi Hornbills dengan sumbangan 17 poin.

Dari Tim Non-Playoffs Menuju Podium Juara

Gelar MVP yang diraih Thibodeaux sekaligus menyempurnakan kisah indah Bogor Hornbills musim ini. 

Bagaimana tidak, pada musim lalu mereka harus puas menjadi penonton karena gagal menembus babak Playoffs.

Melaju ke final untuk pertama kalinya, Hornbills harus melewati perjuangan panjang yang layaknya roller coaster dalam lima pertandingan:

Game 1: Kalah tipis 87-90 dari Pelita Jaya.

Game 2: Bangkit dan menang telak 83-63.

Game 3: Tumbang di kandang sendiri dengan skor 61-74.

Game 4: Menjaga asa lewat kemenangan 85-72.

Game 5: Mengunci gelar juara secara dramatis dengan skor 64-61.

Trofi ini menjadi gelar juara kasta tertinggi pertama bagi Bogor Hornbills sejak mereka resmi berkompetisi di IBL pada tahun 2022, sekaligus menjadi gelar pertama bagi tim basket profesional asal Bogor.

Kejutan dari Bogor Hornbills ini juga menegaskan ketatnya kompetisi basket tanah air.

Dalam lima musim terakhir, IBL selalu melahirkan juara yang berbeda-beda, membuktikan bahwa peta persaingan kini semakin merata dan sulit diprediksi.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: