HGI Jakarta Domino Tournament 2026 Berakhir, Lebih dari 1.000 Peserta Berlaga

Oleh: Tim Redaksi
Senin, 29 Juni 2026 | 20:06 WIB
Juara pertama HGI Jakarta Domino Tournament 2026. (Foto/doc. HGI)
Juara pertama HGI Jakarta Domino Tournament 2026. (Foto/doc. HGI)

BeritaNasional.com - HGI Jakarta Domino Tournament 2026 resmi ditutup setelah berlangsung selama dua hari penuh di Jakarta International Velodrome pada 27–28 Juni 2026.

Turnamen ini menjadi salah satu kompetisi domino terbesar di Indonesia dan digelar dalam rangka HUT Jakarta ke-499.

Ajang ini menghadirkan lebih dari 1.000 peserta dari berbagai daerah di Indonesia, menjadikannya salah satu turnamen dengan partisipasi terbesar dalam ekosistem domino nasional.

Selama hari pertama, ribuan peserta harus melalui enam babak kualifikasi untuk memperebutkan tiket menuju 64 besar. Total waktu pertandingan yang mencapai sekitar 20 jam menunjukkan intensitas persaingan yang tinggi sejak awal.

Memasuki hari kedua, kompetisi berlanjut ke babak semifinal hingga final dengan format yang semakin ketat. Atmosfer pertandingan berlangsung sportif, namun tetap sarat strategi, menegaskan bahwa domino kini berkembang sebagai bagian dari olahraga pikiran yang kompetitif.

Juara HGI Jakarta Domino Tournament 2026

Puncak turnamen menghasilkan kemenangan untuk pasangan Ahmad Dartian dan Andi Kaharuddin dari tim RMC 82 Pabeta, yang keluar sebagai juara pertama.

Posisi kedua diraih oleh Johnson Pieter Tambunan & Fitriyadi dari tim Zero One, disusul Muslimin & Anwar Firdaus dari tim Anak Gang Badik di peringkat ketiga, serta Alfian Budi & Lutfi dari tim Phoenampungan di posisi keempat.

Ahmad Dartian menilai kemenangan ini lahir dari konsistensi dan fokus dalam pengambilan keputusan selama pertandingan berlangsung.

“Penting untuk menjaga kestabilan pikiran sampai strategi pengambilan keputusan di setiap langkah dalam menghadapi lawan,” ujar Ahmad Dartian, juara pertama HGI Jakarta Domino Tournament 2026, dikutip dalam keterangannya, Senin (29/6/2026).

Perwakilan HGI, Ray, menyebut turnamen ini sebagai bagian dari upaya memperkuat posisi domino sebagai olahraga berbasis strategi yang terus berkembang di Indonesia.

“Kami melihat antusiasme yang luar biasa dari komunitas domino di seluruh daerah. Hal ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan kompetisi yang profesional dan berkelanjutan,” kata Ray.

Ia menambahkan bahwa HGI berkomitmen tidak hanya menghadirkan kompetisi, tetapi juga membangun ekosistem yang lebih sehat melalui penguatan sistem pengawasan dan perlindungan pengguna.

Transformasi Domino dan Dukungan Komunitas

Ketua Umum PORDI, Andi Jamaro Dulung menilai perkembangan domino saat ini menunjukkan pergeseran signifikan dari permainan masyarakat menjadi kompetisi yang lebih profesional.

“Sejauh ini masyarakat juga semakin banyak yang menerima domino sebagai olahraga pikiran yang kompetitif. Terbukti dengan tingginya antusiasme peserta dari berbagai daerah di Indonesia di tiap kompetisi,” jelasnya.

Jakarta International Velodrome yang pernah menjadi venue Asian Games 2018 kembali menjadi sorotan setelah berubah menjadi arena kompetisi olahraga pikiran berskala besar.

Ribuan peserta yang hadir menunjukkan bahwa domino kini memiliki basis komunitas yang kuat dan terus berkembang di berbagai daerah.

Ray menegaskan bahwa momentum ini menjadi bukti nyata bahwa domino bukan sekadar permainan kasual, melainkan telah berkembang menjadi cabang kompetitif dengan ekosistem yang terus tumbuh.

“Melihat lebih dari seribu peserta memadati Jakarta International Velodrome hari ini adalah bukti olahraga pikiran bukan tren sesaat, melainkan sebuah gerakan yang nyata,” ujarnya.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: