Presiden Cape Verde Yakin Timnya Mampu Kejutkan Argentina: Kami Datang untuk Menang

Oleh: Tim Redaksi
Jumat, 03 Juli 2026 | 17:03 WIB
Kiper Cape Verde Vozinha (kanan). (Foto/FIFA)
Kiper Cape Verde Vozinha (kanan). (Foto/FIFA)

BeritaNasional.com -  Cape Verde menjadi salah satu kisah paling mengejutkan di Piala Dunia 2026. Negara kepulauan di Samudra Atlantik dengan populasi sekitar 525 ribu jiwa itu sukses menembus babak 32 besar dan kini bersiap menghadapi juara bertahan Argentina.

Meski terpaut 62 peringkat dari Argentina dalam ranking FIFA, optimisme justru datang dari Presiden Cape Verde, Jose Maria Neves. Ia bahkan berani memprediksi tim berjuluk Blue Sharks mampu menang tipis 1-0 atas Lionel Messi dan kawan-kawan.

"Saya pikir Cape Verde bisa mengalahkan Argentina 1-0. Kami bermain untuk menang. Ketika ekspektasi terhadap sebuah tim rendah, tetapi tim itu memiliki tekad kuat untuk menang, segalanya mungkin terjadi," kata Neves seperti dikutip dari BBC News, Jumat (3/7/2026).

Menurut Neves, semangat untuk terus memberi kejutan menjadi identitas negara kecil tersebut di panggung dunia. Ia juga menegaskan seluruh pemain memiliki keyakinan penuh menghadapi Argentina.

"Tim kami memiliki keyakinan 100 persen, harapan 100 persen, dan akan berjuang habis-habisan. Karena itu, kami juga memiliki peluang 100 persen untuk menang," ujarnya.

Cape Verde tampil di luar dugaan sepanjang fase grup. Mereka belum sekali pun kalah setelah menahan imbang Spanyol, Uruguay, dan Arab Saudi. Tiga hasil seri sudah cukup membawa mereka lolos sebagai runner-up Grup H.

Pencapaian tersebut menjadikan Cape Verde sebagai negara dengan populasi terkecil yang pernah mencapai fase gugur Piala Dunia. Jika mampu menyingkirkan Argentina, hasil itu berpotensi menjadi salah satu kejutan terbesar dalam sejarah turnamen.

Bubista: Tidak Ada yang Mustahil

Pelatih Pedro Leitao Brito atau yang akrab disapa Bubista ikut menyuarakan optimisme. Baginya, kesempatan menghadapi Argentina bukan sekadar pertandingan, tetapi juga momen memperkenalkan Cape Verde kepada dunia.

"Sejak awal kami ingin menunjukkan negara kami kepada dunia. Bisa menghadapi Argentina dan Messi di fase seperti ini adalah kebanggaan besar bagi Cape Verde," ujar Bubista.

Ia menegaskan tidak ada yang mustahil di sepak bola, terlebih pada ajang sebesar Piala Dunia.

Misi terberat Cape Verde tentu menghentikan Lionel Messi. Penyerang berusia 39 tahun itu tengah berada dalam performa impresif setelah mencetak enam gol di Piala Dunia 2026 dan terus menjadi motor serangan Argentina.

Tugas tersebut kemungkinan besar akan diemban bek tengah Roberto Lopes atau Pico. Pemain berusia 34 tahun itu diyakini mampu menghadapi tekanan besar berkat pengalamannya di level internasional.

Sang ibu, Judy Lopes, menilai putranya tidak akan gentar menghadapi salah satu pemain terbaik sepanjang sejarah.

"Dia selalu tenang, percaya diri, dan tampil baik di bawah tekanan. Saya yakin dia akan menikmati tantangan menghadapi Messi," kata Judy kepada BBC Sport.

Terlepas dari hasil melawan Argentina, Presiden Neves menilai perjalanan Cape Verde di Piala Dunia 2026 sudah melampaui ekspektasi.

Menurutnya, negaranya telah menunjukkan bahwa tim kecil pun mampu bersaing di level tertinggi sepak bola dunia.

"Apa pun hasilnya, kami bisa meninggalkan Piala Dunia dengan kepala tegak karena misi kami telah tercapai," tandas Neves.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: