Cek Cuaca Jakarta 15 Juli 2026: BMKG Prediksi Berawan, Suhu Udara Mulai Meningkat

Oleh: Tim Redaksi
Selasa, 14 Juli 2026 | 18:02 WIB
Pejalan kaki memakai payung, melintas di Pedestrian Kawasan Sudirman-Thamrin, Dukuh Atas, Jakarta, saat hujan mengguyur, Selasa (10/3/2026). (Beritanasional.com/Oke Atmaja)
Pejalan kaki memakai payung, melintas di Pedestrian Kawasan Sudirman-Thamrin, Dukuh Atas, Jakarta, saat hujan mengguyur, Selasa (10/3/2026). (Beritanasional.com/Oke Atmaja)

BeritaNasional.com - Berdasarkan prakiraan cuaca dari laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi cuaca di wilayah DKI Jakarta pada Senin-Selasa, 13-14 Juli 2026, didominasi cuaca berawan.

Pada Rabu, 15 Juli 2026, wilayah DKI Jakarta diprediksi masih berada dalam kondisi berawan.

Berikut rincian prakiraan cuaca di enam wilayah DKI Jakarta:

  • Administrasi Kepulauan Seribu: berawan, suhu 28-29 °C, kelembapan 74-81 persen.
  • Kota Jakarta Pusat: berawan, suhu 26-34 °C, kelembapan 44-80 persen.
  • Kota Jakarta Utara: berawan, suhu 26-32 °C, kelembapan 51-82 persen.
  • Kota Jakarta Barat: berawan, suhu 25-34 °C, kelembapan 44-81 persen.
  • Kota Jakarta Selatan: berawan, suhu 25-35 °C, kelembapan 36-79 persen.
  • Kota Jakarta Timur: berawan, suhu 24-34 °C, kelembapan 40-81 persen.

Sementara itu, pada Kamis, 16 Juli 2026, kondisi cuaca di wilayah DKI Jakarta diprediksi lebih cerah. Suhu udara diperkirakan sedikit meningkat dibandingkan hari sebelumnya.

Berikut rincian prakiraan cuaca DKI Jakarta pada Kamis, 16 Juli 2026:

  • Administrasi Kepulauan Seribu: cerah berawan, suhu 27-29 °C, kelembapan 74-81 persen.
  • Kota Jakarta Pusat: cerah, suhu 26-34 °C, kelembapan 44-77 persen.
  • Kota Jakarta Utara: cerah, suhu 26-32 °C, kelembapan 49-80 persen.
  • Kota Jakarta Barat: cerah, suhu 26-33 °C, kelembapan 32-77 persen.
  • Kota Jakarta Selatan: cerah, suhu 25-36 °C, kelembapan 32-77 persen.
  • Kota Jakarta Timur: cerah, suhu 25-35 °C, kelembapan 35-78 persen.

Secara umum, tidak terdapat perubahan suhu yang signifikan dalam dua hari tersebut. Namun, tingkat kelembapan udara diperkirakan sedikit lebih rendah dibandingkan sebelumnya.

Kondisi tersebut dapat membuat udara terasa lebih panas, terutama pada siang hari saat aktivitas matahari meningkat.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: