Hidup Jadi Tunawisma, Mantan Pemain Samara "The Ring" Tinggalkan Warisan 400 Ribu Dolar AS
BeritaNasional.com - Aktris sekaligus penyanyi Amerika Serikat (AS), Daveigh Chase meninggalkan harta warisan sebesar 400.000 dolar AS (setara Rp7,2 miliar) berdasarkan surat wasiat yang diputus di pengadilan, usai kematian mantan pemeran Samara Morgan dalam film horor legendaris "The Ring" itu meninggal dunia pada bulan lalu.
Melansir PEOPLE pada Rabu (15/7/2026), berkas wasiat yang diajukan pada 8 Juli di Pengadilan Tinggi Wilayah Los Angeles itu memperkirakan bahwa harta warisan mendiang Chase ada sekitar 400.000 dolar AS dalam bentuk harta pribadi dan tanpa harta tak bergerak.
Menurut dokumen tersebut, Chase meninggal tanpa wasiat, sehingga ibunya, Cathy Chase, mengajukan permohonan ke pengadilan untuk diangkat sebagai administrator harta warisan. Petisi tersebut juga meminta agar pengadilan memberikan wewenang kepada ibunya untuk mengelola harta warisan berdasarkan Undang-Undang Administrasi Harta Warisan Independen California dan menyetujui jaminan sebesar 400.000 dolar AS.
Berdasarkan berkas pengajuan, sidang penetapan wasiat telah dijadwalkan pada tanggal 12 Agustus di Pengadilan Tinggi Wilayah Los Angeles. Dokumen-dokumen tersebut menyatakan bahwa Chase meninggal di Los Angeles pada 16 Juni di usia 35 tahun. Yang mengenaskan, dokumen tersebut menunjukkan bahwa Chase bahkan tidak memiliki tempat tinggal pada saat kematiannya, sementara alamat Chatsworth, California, yang tercantum sebagai tempat tinggal terakhirnya yang diketahui.
Pengajuan berkas itu selanjutnya menyatakan bahwa Chase juga tidak pernah menikah, tidak memiliki anak, dan meninggalkan ibunya, Cathy, dan ayahnya, John Schwallier .
Dalam berkas terpisah yang diperoleh PEOPLE, berisi pengakuan tertulis Cathy tentang tanggung jawab yang akan dia emban jika ditunjuk sebagai wakil pribadi dari harta warisan tersebut. Tugas-tugas tersebut meliputi perlindungan aset harta warisan, memberi tahu kreditor, memelihara catatan keuangan, dan mengajukan inventaris harta warisan ke pengadilan. Dan pengajuan dokumen wasiat ini dilakukan beberapa minggu setelah kematian Chase.
Chase yang juga mantan bintang cilik yang dikenal sebagai pengisi suara Lilo Pelekai dalam film Disney Lilo & Stitch ini disebut meninggal karena AIDS dan penggunaan berbagai zat lainnya, berdasarkan laporan pemeriksa medis.
Diketahui, beberapa tahun sebelum kematiannya, Chase berjuang melawan kecanduan dan menjadi tunawisma, ia tinggal di Skid Row, Los Angeles.
Menurut pengakuan sang ibu kepada The Daily Mail pada bulan Juni, Cathy mengatakan bahwa kecanduan putrinya dimulai setelah kecelakaan sepeda motor pada tahun 2016, ketika ia diberi resep obat penghilang rasa sakit. Ibunya menegaskan tidak pernah mengusir putrinya.
“Dia mencari narkoba dan berpesta dengan orang-orang yang salah,” kata Cathy kepada media tersebut.
“Saya tidak pernah mengusir putri saya. Dia menginginkan kebebasan dan orang-orang ini membuatnya kecanduan narkoba. Itulah awalnya,” imbuhnya.
Ibu Chase juga membantah bahwa keretakan hubungan keluarga menjadi penyebab kesulitan yang dialami putrinya.
“Hal itu membuatku sedih karena orang-orang mengatakan aku pasti ibu yang buruk, tetapi aku tidak pernah menyerah padanya,” kata Cathy kepada Daily Mail.
“Sebagai seorang ibu, kamu tidak boleh menyerah pada anakmu. Aku berharap dia masih bisa pulang,” ungkapnya.
Cathy juga mengaku bahwa dia berulang kali mencoba untuk membantu putrinya tetapi tidak berhasil memaksanya untuk menjalani perawatan.
“Saya berusaha mati-matian untuk membantu [Daveigh], tetapi Anda tidak dapat secara hukum memaksa seseorang yang tidak menginginkan bantuan itu,” kata Cathy kepada media tersebut.
“Dia benar-benar kehilangan akal sehatnya. Narkoba telah menguasainya,” tandas Cathy.
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu







