Prabowo Pimpin Panen Raya Serentak di 43 Titik, Tebu, Padi dan Kedelai di Jatim

Oleh: Lydia Fransisca
Jumat, 17 Juli 2026 | 14:44 WIB
Presiden Prabowo Subianto. (BeritaNasional/Setpres)
Presiden Prabowo Subianto. (BeritaNasional/Setpres)

BeritaNasional.com -  Presiden Prabowo Subianto bertolak ke Kabupaten Malang Jawa Timur pada Jumat (17/7/2026).

Di sana, Prabowo bakal memimpin panen raya serentak tebu, padi, dan kedelai yang digelar di 43 titik di seluruh Indonesia. 

Kegiatan ini merupakan bagian dari sinergi TNI dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus upaya pemerintah mempercepat terwujudnya swasembada pangan.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan, Prabowo berangkat dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1.

“Bapak Presiden Prabowo akan memimpin panen raya serentak tebu, padi dan kedelai yang dilaksanakan di 43 titik di seluruh Indonesia," kata Teddy. 

"Kegiatan ini menjadi wujud sinergi TNI dalam mendukung percepatan terwujudnya swasembada pangan nasional,” tambah dia.

Setibanya di Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Presiden dijadwalkan langsung menuju lokasi panen raya yang terintegrasi secara nasional. 

Kegiatan itu meliputi panen tebu di delapan titik yang didampingi TNI Angkatan Udara, panen padi di 31 titik oleh TNI Angkatan Darat, serta panen kedelai di empat titik oleh TNI Angkatan Laut.

Selain memimpin panen raya, Prabowo juga dijadwalkan meninjau sejumlah stan yang menampilkan program-program unggulan TNI serta berbagai inisiatif hilirisasi yang mendukung peningkatan nilai tambah sektor pertanian dan industri nasional.

“Melalui kegiatan ini, Bapak Presiden Prabowo ingin memastikan penguatan sektor pangan dilakukan secara terpadu, mulai dari peningkatan produksi, pendampingan kepada petani, hingga hilirisasi sehingga mampu memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Teddy.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Presiden Prabowo didampingi Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Nusron Wahid, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: