Kisah Inspiratif Rodri: Bangkit dari Cedera hingga Jadi Pemain Terbaik Piala Dunia 2026
BeritaNasional.com - Kapten Spanyol, Rodri mengaku masih sulit mempercayai keberhasilan timnya menjuarai Piala Dunia 2026. Gelandang Manchester City itu juga berharap kisah kebangkitannya dari cedera serius dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda.
Rodri menjadi salah satu aktor penting di balik kesuksesan La Roja meraih gelar juara dunia setelah mengalahkan Argentina 1-0 pada partai final di Stadion New York-New Jersey, Senin (20/7/2026) dini hari WIB. Penampilan impresifnya sepanjang turnamen juga membuat pemain berusia 30 tahun itu dinobatkan sebagai peraih Golden Ball atau pemain terbaik Piala Dunia 2026.
Kesuksesan tersebut terasa semakin spesial mengingat Rodri sempat mengalami cedera ligamen lutut serius pada September 2024, hanya sebulan setelah dinobatkan sebagai pemenang Ballon d'Or.
Cedera itu membuatnya harus menepi cukup lama dan sempat kesulitan menemukan performa terbaik saat kembali memperkuat Manchester City. Bahkan, mantan pelatih City, Pep Guardiola, sempat mengakui bahwa Rodri kembali bermain terlalu cepat.
Namun, sang gelandang berhasil bangkit dan tampil gemilang bersama tim nasional Spanyol di Piala Dunia 2026.
"Kami masih sedikit terkejut saat ini, termasuk saya sendiri. Saya tidak bisa mengungkapkannya dengan kata-kata. Kami seperti berada di atas awan, tetapi bagi saya ini adalah masa yang sangat sulit," kata Rodri kepada Fox Sports.
Rodri berharap perjalanannya bisa menjadi contoh bagi banyak orang untuk tidak menyerah ketika menghadapi masa-masa sulit.
"Saya hanya ingin generasi baru melihat contoh saya sebagai sebuah kesempatan. Ketika Anda jatuh, Anda bisa bangkit kembali. Itulah filosofi saya sepanjang hidup," ujarnya.
Pemain berusia 30 tahun itu juga mengungkapkan bahwa dirinya selalu berusaha menjaga sikap positif meski menghadapi berbagai rintangan.
"Terkadang semuanya berjalan baik, terkadang tidak, tetapi saya selalu berusaha tetap positif," ucapnya.
Sebelum final melawan Argentina, Rodri mengaku telah memberikan motivasi kepada rekan-rekannya agar bermain tanpa rasa takut.
"Saya mengatakan kepada rekan-rekan sebelum pertandingan, 'kami harus bermain untuk menang'. Kami harus menghadapi mereka dan menatap mata mereka. Kami menginginkan pertandingan ini," katanya.
Rodri pun menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah membantunya melewati masa-masa sulit, termasuk kepada dirinya sendiri.
"Tetapi saya juga ingin berterima kasih kepada diri saya sendiri, jujur saja, atas apa yang saya lakukan pada masa-masa sulit itu," ujar Rodri.
Keberhasilan menjuarai Piala Dunia 2026 sekaligus melengkapi pencapaian generasi emas Spanyol setelah sebelumnya mereka juga sukses mengangkat trofi Euro 2024.
Menurut Rodri, kematangan tim menjadi faktor utama di balik dominasi La Roja dalam beberapa tahun terakhir.
"Saya pikir peningkatan terbesar sejak Euro adalah bagaimana tim ini semakin matang. Kami menghadapi lawan yang berbeda-beda dan berbagai tipe pertandingan, tetapi kami mampu melewati semuanya," kata Rodri.
Ia menilai generasi saat ini sedang menorehkan sejarah baru bagi sepak bola Spanyol.
"Ini menunjukkan bahwa generasi ini sedang menciptakan sejarah bagi negara kami, termasuk dari cara kami melakukannya," tutupnya.
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 22 jam yang lalu
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu






