Kata Bahlil soal Kabar Jabatan Khusus untuk Jokowi di Partai Golkar

Oleh: Ahda Bayhaqi
Rabu, 11 Desember 2024 | 12:56 WIB
Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia. (BeritaNasional/Elvis).
Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia. (BeritaNasional/Elvis).

BeritaNasional.com - Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia membantah isu-isu Presiden ketujuh RI Joko Widodo akan bergabung dengan Golkar dan diberikan jabatan khusus. Bahlil malah menanyakan kembali informasi tersebut.

"Dapat informasi dari mana?," kata Bahlil ditemui saat acara Bimtek Anggota DPR RI dan DPRD Fraksi Golkar di Hotel Grand Paragon, Jakarta, Rabu (11/12/2024).

Bahlil pun enggan menanggapi lebih lanjut mengenai kabar Jokowi bergabung dengan Partai Golkar.

"Jangan pakai katanya terus nanya saya. Mohon maaf ya," katanya.

Sebelumnya, Ketua DPP Partai Golkar Dave Laksono mengungkapkan sudah ada komunikasi antara Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia dengan Presiden Ketujuh Joko Widodo (Jokowi). Hal itu berkaitan dengan wacana Golkar meminang Jokowi sebagai kader.

"Sesuai kata Pak Jokowi, sudah dikomunikasikan ya itulah, kita quote dari Pak Jokowi dengan Pak Bahlil saja," kata Dave di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (10/12/2024).

Golkar menilai Jokowi akan memberikan hal positif bagi partai jika resmi bergabung. Jokowi dinilai punya daya jual luar biasa.

"Ya, Pak Jokowi itu kan tokoh bangsa, beliau kan adalah panutan banyak orang. Jadi, pasti beliau memiliki daya jual yang luar biasa kepada siapa pun. Jadi, beliau tetap dibutuhkan seluruh bangsa Indonesia," kata Dave.sinpo

Editor: Harits Tryan Akhmad
Komentar: