Dapat Keluhan RDF Rorotan Bau, Rano Karno: Kalau Sampah Tidak Bau Enggak Mungkin

BeritaNasional.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengungkapkan dirinya mendengar keluhan soal fasilitas pengolahan sampah RDF Plant Rorotan, Jakarta Utara, yang kerap mengeluarkan bau tak sedap.
Sebagaimana diketahui, RDF Plant dapat mengolah sampah menjadi batu bara muda yang dapat berfungsi sebagai bahan bakar pabrik semen.
Rano mengatakan sampah yang bau merupakan hal yang wajar. Bahkan, Rano menyebutkan masyarakat selalu menganggap sampah sebagai sesuatu yang bau karena sudah didoktrin jika sampah akan mengeluarkan bau yang tak sedap.
"Kalau sampah tidak bau, memang logikanya enggak mungkin. Pasti ada bau. Cuma kalau saya, maaf ya, inilah mungkin kita dididik kalau sampah pasti bau. Sebetulnya bau itu ada di benak kita. Kalau kita dengar sampah pasti sini bau, gitu kan?" kata Rano sambil menunjuk kepalanya
Karena itu, Si Doel mengaku belum bisa menjamin apakah RDF Rorotan akan berhenti mengeluarkan bau tak sedap. Sebab, ada angin yang bisa membawa dan menyebarkan bau itu.
Dia meminta warga memahami persoalan ini karena hanya RDF yang bisa membantu persoalan sampah di Jakarta.
"Tentu nggak bisa dijamin karena bau juga tergantung daripada angin kan. Tapi kalau kita tidak melakukan ini, nggak akan pernah selesai sampah di Jakarta," tegas Rano.
"Tapi kemarin, menurut tadi yang saya lihat presentasi, warga sudah diundang, sudah datang, sudah dijelaskan dan mudah-mudahan warga akan paham. Mudah-mudahan," tambahnya.
8 bulan yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
HUKUM | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
HUKUM | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
GAYA HIDUP | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
PERISTIWA | 7 jam yang lalu