Bandung Zoo Catat Kenaikan Pengunjung 70 Persen saat Lebaran

Oleh: Dyah Ratna Meta Novia
Kamis, 03 April 2025 | 22:30 WIB
Ilustrasi kebun binatang (Foto/Pixabay)
Ilustrasi kebun binatang (Foto/Pixabay)

BeritaNasional.com - Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo Jawa Barat mencatat kenaikan jumlah pengunjung mencapai 70 persen, yakni dari 2.950 orang pada hari biasa menjadi 9.800 wisatawan saat libur Lebaran 2025.

“Saat ini, jumlah pengunjung sudah mencapai sekitar 9.800 orang. Jadi, dibandingkan dengan hari biasa, ini sudah meningkat sekitar 70 persen,” kata General Manager Bandung Zoo Peter Arbeny.

Kenaikan pengunjung mulai terjadi sejak H+1 Lebaran atau Selasa 1 April 2025 dan diperkirakan semakin ramai hingga menjelang berakhirnya cuti bersama pada akhir pekan.

“Biasanya, berdasarkan catatan tahun-tahun sebelumnya, lonjakan pengunjung terjadi pada H+2 hingga H+4 Lebaran. Saya prediksi puncaknya akan terjadi pada hari Sabtu,” kata dia.

Guna mengantisipasi lonjakan pengunjung, Bandung Zoo telah membuka dua pintu masuk, yakni Gerbang Garuda dan Gerbang Ganesha, guna mengurai antrean dan mempercepat akses wisatawan.

Selama libur Lebaran, Bandung Zoo menetapkan harga tiket masuk sebesar Rp65.000 per orang, naik dari harga akhir pekan biasa yang sebesar Rp60.000.

“Kenaikan tiket ini hanya berlaku saat periode libur Lebaran saja,” katanya.

Menurut dia bahwa wisatawan yang datang ke Bandung Zoo pada masa libur panjang kali ini didominasi dari wilayah Jawa Barat dan sekitarnya.

“Pada hari pertama Lebaran, banyak pengunjung dari Jabodetabek. Sedangkan pada H+2 dan H+3, mayoritas pengunjung berasal dari Bandung Raya," katanya.

Selain itu, Peter mengungkapkan pada musim libur Lebaran 2025, telah diterbitkan kebijakan baru, yakni melarang kegiatan makan bersama.

Makan bersama itu yang biasa dilakukan masyarakat tiap tahun di sana untuk mengisi waktu libur Lebaran bersama keluarga.

Dia mengatakan bahwa pada 2025, telah diterapkan kebijakan tersebut bersama dengan pelarangan membawa tikar dan makanan dari luar area kebun binatang.

Hal itu demi menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan di area kebun binatang.

"Kita pertimbangkan kebijakan pelarangan botram (tradisi makan bersama dari Bahasa Sunda) itu pada momen liburan seperti Lebaran 2025 ini karena dengan adanya lonjakan pengunjung terdapat masalah yang dihadapi, yakni timbunan sampah yang memang sedang menjadi perhatian kita," katanya.

Sumber: Antara
 sinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: