Pemerintah Kirim 124 Ton Bantuan Kemanusiaan untuk Myanmar

Oleh: Sri Utami Setia Ningrum
Kamis, 03 April 2025 | 21:20 WIB
Bantuan kemanusiaan yang dikirimkan ke Myanmar (BeritaNasional/BNPB)
Bantuan kemanusiaan yang dikirimkan ke Myanmar (BeritaNasional/BNPB)

BeritaNasional.com -  Pemerintah mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk Myanmar, Kamis (3/4/2025), setelah negara tersebut dilanda gempabumi magnitudo 7,7. 

Total bantuan yang dikirimkan seberat 124 ton atau senilai 1,2 juta USD. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menerangkan bantuan kemanusiaan yang dikirimkan dilepas secara resmi oleh Menteri Luar Negeri Sugiono didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Kepala Basarnas, Menteri Kesehatan, Kementerian Pertahanan, Kementerian Pertanian, Ketua PMI dan sejumlah perwakilan kementerian/lembaga lainnya yang turut berpartisipasi dalam pengumpulan bantuan logistik dan perlatan pada misi kemanusiaan ini. 

Sementara itu Menteri Luar Negeri Sugiono menuturkan, bantuan yang dikirimkan sebagian besar merupakan logistik dan peralatan yang dibutuhkan oleh pemerintah maupun masyarakat Myanmar yang terdampak. Bantuan itu antara lain adalah shelter, alat kesehatan, hingga obat-obatan. 

“Kita mengirimkan sebagian besar dari bantuan tersebut dari apa yang mereka butuhkan berdasarkan hasil rapat bersama Kementerian Luar Negeri negara-negara Asean beberapa waktu lalu,” terang Sugiono di hadapan delegasi saat Apel Pelepasan di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. 

Hingga saat ini jumlah korban jiwa dan kerusakan masih terus mengalami perkembangan. Berdasarkan catatan yang telah dihimpun, terdapat 2.886 korban jiwa dan 4.346 luka-luka, dan 300 orang dinyatakan hilang dan masih dalam pencarian. 

Sugiono juga mengatakan hingga kini belum ada laporan adanya Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban. 

“Berdasarkan laporan dan pantauan dari KBRI di Myanmar belum ada laporan adanya WNI yang menjadi korban, kami berharap seluruh WNI di sana dalam kondisi baik,” ungkapnya.sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: