Bantuan Kemanusiaan Terganggu, UNHCR Keluhkan Lonjakan Biaya Logistik

Oleh: Tim Redaksi
Sabtu, 02 Mei 2026 | 06:09 WIB
Kapal militer AS mencegat kapal berbendera Iran di Selat Hormuz. (Foto/X Centcom)
Kapal militer AS mencegat kapal berbendera Iran di Selat Hormuz. (Foto/X Centcom)

BeritaNasional.com - Badan pengungsi PBB, UNHCR, mengungkapkan lonjakan biaya pengiriman akibat konflik di Timur Tengah mulai berdampak langsung pada distribusi bantuan kemanusiaan.

Kenaikan tarif logistik disebut menggerus anggaran operasional, sehingga dana yang tersedia untuk penyaluran bantuan di lapangan menjadi semakin terbatas.

Selain itu, keterlambatan pengiriman dan kepadatan pelabuhan turut memperburuk situasi.

Juru bicara UNHCR, Carlotta Wolf, mengatakan krisis di kawasan tersebut memicu efek berantai terhadap rantai pasok global.

“Krisis Timur Tengah menimbulkan dampak luas di luar kawasan, dengan konsekuensi yang semakin besar terhadap rantai pasok kemanusiaan global dan distribusi bantuan,” ujarnya dalam konferensi pers di Jenewa.

Ia juga menyoroti lonjakan biaya yang signifikan pada beberapa jalur pengiriman. Salah satu contohnya adalah distribusi bantuan dari Dubai ke Sudan dan Chad yang mengalami kenaikan lebih dari dua kali lipat.

“Untuk beberapa pengiriman, biayanya meningkat drastis. Misalnya, pengiriman dari stok global UNHCR di Dubai ke Sudan dan Chad naik dari sekitar 927 ribu dolar AS menjadi 1,87 juta dolar AS,” jelasnya.

Kondisi ini menambah tantangan bagi organisasi kemanusiaan dalam memastikan bantuan tetap sampai ke wilayah-wilayah yang membutuhkan di tengah tekanan biaya dan gangguan logistik global.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: