Menkes Sebut Penularan Campak Lebih Cepat Daripada Covid-19

Oleh: Sri Utami Setia Ningrum
Jumat, 29 Agustus 2025 | 08:30 WIB
Menkes Budi Gunadi Sadikin  (Beritanasional/Elvis)
Menkes Budi Gunadi Sadikin (Beritanasional/Elvis)

BeritaNasional.com -  Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyebut penyakit campak lebih berbahaya dari Covid-19 karena tingkat penularan penyakit tersebut lebih cepat.

"Jika Covid-19 memiliki tingkat penularan satu orang ke dua hingga tiga orang, campak ini mampu menular dari satu orang ke 18 orang lainnya," ujarnya di Sumenep Jawa Timur. 

Ia menjelaskan penanganan penyakit campak ini sama seperti Covid-19 yakni dengan pemberian vaksin dan sangat efektif.

"Kalau divaksinasi, anak-anak tidak akan terkena campak yang bisa menyebabkan kematian," terangnya. 

Ia memastikan percepatan imunisasi massal bagi sekitar 80 ribu anak di Sumenep dan menargetkan seluruh vaksinasi selesai dalam dua minggu.

"Kita sudah siapkan 11 ribu vial vaksin, cukup untuk 80 ribu anak. Logistik sudah kami kirim ke Madura," ungkapnya.

Budi mengapresiasi langkah cepat Bupati Sumenep Achmad Fauzi yang sigap mengerahkan aparat hingga tingkat desa untuk mendukung program imunisasi.

Selain itu Kementerian Kesehatan (Kemenkes) juga memperketat pengawasan melalui surveilans ketat di empat kabupaten di Madura, termasuk rencana pendirian laboratorium khusus di pulau tersebut.

"Kami ingin satu laboratorium ada di Madura agar pemeriksaan sampel tidak perlu dikirim jauh ke Surabaya. Begitu ada indikasi campak, bisa segera ditangani dan dilakukan imunisasi massal di wilayah terdampak," ucapnya.

Ia juga mengimbau seluruh masyarakat, tidak hanya di Madura tetapi juga daerah lain, seiring dengan tingginya kasus campak seperti Sumatera Utara, agar segera membawa balita dan anak-anak mereka mendapatkan imunisasi.

"Campak ini mematikan, jangan sampai terlambat," tukasnya. (Antara)sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: