Pimpinan Komisi I DPR Kecam Pelanggaran Gencatan Senjata oleh Israel
BeritaNasional.com - Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta mengecam tindakan Israel yang melanggar gencatan senjata. Sukamta mendesak Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengambil tindakan dan memberikan jaminan keamanan bagi warga Palestina.
"Gencatan senjata tercederai oleh ulah Israel yang masih menembaki warga di Gaza yang dituduh melanggar gencatan senjata. Tentara Israel masih begitu ringan tangan untuk menembaki warga Gaza yang menurut mereka melanggar garis batas. Nyawa warga Gaza seperti tidak ada harganya di mata Israel, tidak ada penghormatan meski sedang berada dalam transisi perdamaian. Dengan kondisi seperti ini, tentu sangat tidak fair jika pihak Hamas diharuskan melucuti senjata, Mr. Trump. Tanpa adanya jaminan keamanan, proses perdamaian akan sulit bahkan mustahil terwujud. Polisi saja tidak cukup," tegasnya keapda wartawan, Selasa (21/10/2025).
Sukamta menegaskan kemerdekaan Palestina adalah harga mati untuk terwujudnya perdamaian. Kemerdekaan penuh membuat Palestina berdaulat mengatur negaranya termasuk tentara nasional yang menjaga negaranya.
"Di situlah Hamas dengan kerelaan akan menyerahkan senjatanya, karena Palestina merdeka sudah memiliki angkatan perang sendiri," ujarnya.
"Si vis pacem parabellum, untuk menuju perdamaian, harus siap untuk perang, yang notabene mengharuskan suatu negara memiliki militer yang kuat, yang mampu membuat negara lain tidak semena-mena terhadap negara tersebut," tegas Sukamta.
Politikus PKS ini menilai, jika syarat tersebut tidak terpenuhi, negara yang memiliki militer nasional yang kuat akan melakukan kejahatan terhadap negara yang tidak memiliki tentara.
Sukamta juga menyoroti pertukaran sandera yang bermasalah.
"Proses perdamaian yang tercederai ini baru memasuki tahap awal. Hamas dan Israel saling bertukar sandera, termasuk sandera yang telah mati. Meskipun jenazah sandera yang diterima Palestina membuktikan betapa biadabnya Israel memperlakukan sandera di luar batas kemanusiaan. Bekas-bekas penyiksaan terlihat jelas di tubuh para sandera Israel. Ada dugaan serangan Israel ke Gaza untuk menutupi kejahatan Israel ini," ujarnya.
Karena itu, Sukamta meminta Presiden Prabowo mendesak Donald Trump untuk menekan Israel mematuhi perjanjian gencatan senjata.
"Indonesia, dalam hal ini Presiden Prabowo, perlu mendesak Presiden AS Donald Trump untuk menekan Israel mematuhi perjanjian gencatan senjata, tidak melakukan penyerangan lagi. Statemen Presiden Trump tempo hari menyatakan Perang sudah Berakhir, jangan hanya omon-omon. Akuilah kemerdekaan Palestina secara penuh," tandasnya.
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu







