Survei IPO soal 1 Tahun Pemerintahan Prabowo: 61 Persen Responden Nilai Kabinet Bekerja Efektif
BeritaNasional.com - Survei Indonesia Political Opinion (IPO) mencatat tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Kabinet Merah Putih dalam satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tinggi.
Sebanyak 61 persen responden menilai Kabinet Merah Putih bekerja baik dan efektif dan 27 persen menilai cukup efektif.
Direktur Eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah mengatakan, publik mengaitkan efektivitas kabinet dengan kepemimpinan Presiden Prabowo dalam mengarahkan menteri dan komposisi kabinet yang profesional dan loyal.
"Kinerja kabinet tidak bisa dilepaskan dari kepemimpinan presiden. Publik menilai arahan Prabowo jelas dan konsisten, sehingga koordinasi antarmenteri berjalan efektif," ujar Dedi dalam rilis survei 'Satu Tahun Pemerintahan: Evaluasi dan Catatan Publik', Selasa (21/10/2025).
Survei ini juga mencatat lima besar menteri yang populer, yaitu, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya 47,5 persen, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir 43,5 persen, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa 41,1 persen, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia 38,3 persen dan Menko Pangan Zulkifli Hasan dengan angka 37,9 persen.
"Popularitas Zulhas menunjukkan sosok yang dikenal publik bukan karena pencitraan, tapi karena kerja konkret. Ia aktif memastikan ketersediaan pangan dan harga stabil," ujar Dedi.
Sementara, menteri dengan kinerja terbaik yaitu Menkeu Purbaya 17,5 persen, Seskab Teddy 15,1 persen, Menteri Luar Negeri Sugiono 11,8 persen, dan Menko Pangan Zulkifli Hasan 9,8 persen.
Jika di antara Menteri Koordinator, Zulhas berada di posisi pertama dengan angka 12 persen, Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono dan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.
"Publik melihat Zulhas sebagai sosok teknokratis sekaligus humanis. Ia menguasai kebijakan, tapi juga peka terhadap persoalan rakyat kecil," ujar Dedi.
Survei IPO memiliki 1200 yang dicuplik dengan menggunakan metode stratified multistage random sampling. Survei memiliki margin of error kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Survei digelar pada 9-17 Oktober 2025.
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu







