Pemprov DKI Kembangkan 30 Kawasan Jadi TOD, Grogol Salah Satunya

Oleh: Lydia Fransisca
Kamis, 30 Oktober 2025 | 16:37 WIB
Kadishub DKI Syafrin Liputo saat diwawancarai. (BeritaNasional/Lydia)
Kadishub DKI Syafrin Liputo saat diwawancarai. (BeritaNasional/Lydia)

BeritaNasional.com - Sebanyak 30 titik kawasan berorientasi transit atau transit oriented development (TOD) yang akan dikembangkan di seluruh wilayah Ibu Kota. Kawasan tersebut berada di lintasan transportasi umum seperti MRT, LRT, dan Transjakarta.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, pengembangan kawasan TOD merupakan bagian dari rencana induk jaringan transportasi Jakarta agar mobilitas warga menjadi lebih efisien.

"Kami memetakan di dalam rencana induk jaringan transportasi Jakarta itu ada sekitar 24 sampai dengan 30 kawasan yang bisa dikembangkan menjadi transit oriented development, sejalan dengan pengembangan jaringan angkutan umum massal,” kata Syafrin di Balai Kota DKI Jakarta, dikutip Kamis (30/10/2025).

Syafrin berujar pengembangan TOD dengan APBD atau penugasan kepada BUMD akan memakan waktu cukup lama. 

Oleh karena itu, Pemprov DKI berencana menggandeng investor swasta melalui skema kerja sama yang sedang disiapkan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

“Kalau menunggu angkutan umum massalnya ada baru dikembangkan, sementara daerah itu sudah membutuhkan. Jadi PTSP melalui UPT-nya akan mengembangkan kawasan itu dan kemudian ditawarkan. Seperti itu polanya,” terangnya.

Sesuai Peraturan Gubernur DKI Nomor 67 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Kawasan Berorientasi Transit, setiap kawasan TOD wajib memenuhi sejumlah elemen. 

Mulai dari fasilitas pejalan kaki dan pesepeda, konektivitas antarmoda, pemadatan bangunan, ruang terbuka publik, rumah susun terjangkau, hingga integrasi dengan transportasi umum.

Salah satu kawasan yang akan ditawarkan kepada investor adalah wilayah Grogol, mencakup Jalan MH Thamrin hingga Tomang. Lokasi ini termasuk dalam rencana pembangunan MRT Jakarta lintas timur-barat (east-west line).

“Nantinya, di sana akan ada lintasan MRT east-west. Tapi karena pembangunannya nanti di fase kedua, fase pertamanya dari Thamrin sampai ke Medan Satria, jadi untuk kawasan Thamrin sampai Tomang ini sudah diinisiasi untuk ditawarkan,” tandasnya.sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: