Indikator: Kepuasan Kinerja Presiden Prabowo Tinggi Berkat Pemberantasan Korupsi
BeritaNasional.com - Survei Indikator Politik Indonesia mencatat tingkat kepuasan terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto mencapai angka 77,7%. Alasan responden puas dengan kinerja Presiden Prabowo adalah pemberantasan korupsi dengan angka 19,5%.
"Variabel yang membuat masyarakat puas adalah memberantas korupsi," papar Direktur Eksekutif Indikator Burhanuddin Muhtadi saat rilis survei secara daring, Sabtu (8/11/2025).
Burhanuddin mengatakan, publik menganggap Prabowo sukses membuat gebrakan di bidang pemberantasan korupsi. Menurutnya, faktor besarnya adalah gebrakan oleh Kejaksaan Agung dalam menangani sejumlah kasus tindak pidana korupsi.
"Memang ada banyak gebrakan yang dilakukan oleh kejaksaan, dan karena kejaksaan itu dianggap tanda kutip di bawah presiden, kepala negara maka asosiasi itu diambil positif oleh Presiden Prabowo," ujar Burhanuddin.
Sementara alasan puas terhadap kinerja Prabowo lainnya adalah, kinerja bagus, sudah ada bukti kinerja 15,9%, tegas berwibawa, berani 12,8%, sering memberikan bantuan 9,7%, program Makan Bergizi Gratis 8%, program kerja bagus 6,1%, baik, ramah, sopan, sederhana 2,6%, membawa perubahan 2,3%, merakyat 2,3%, dan membela rakyat 1%. Alasannya lainnya berada di bawah angka 1 persen.
Namun, Burhanuddin mengingatkan, dari alasan publik ini belum ada alasan ekonomi. Sehingga masalah ekonomi masih perlu ada perbaikan.
"Yang menarik dari alasan yang puas yang menyebut kinerja ekonomi belum muncul. Artinya ada masukan untuk pak prabowo kepuasan belum disumbang dari faktor ekonomi," jelasnya.
Indikator menggelar survei wawancara tatap muka pada 20-27 Oktober 2025. Penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling dengan jumlah responden 1220 orang. Survei memiliki margin of error kurang lebih 2,9%pada tingkat kepercayaan 95%.

TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu






