Pascainsiden Ledakan, Polisi dan Warga Gotong Royong Pulihkan Masjid SMAN 72

Oleh: Bachtiarudin Alam
Senin, 10 November 2025 | 20:16 WIB
Gotong Royong Polisi dan Warga Pulihkan Masjid SMAN 72 Pascaledakan. (Foto/istimewa)
Gotong Royong Polisi dan Warga Pulihkan Masjid SMAN 72 Pascaledakan. (Foto/istimewa)

BeritaNasional.com - Polres Metro Jakarta Utara bersama Polsek Kelapa Gading melaksanakan pembersihan dan perbaikan di area masjid SMAN 72 Kelapa Gading. Tindakan ini dilakukan sebagai bentuk pemulihan pascainsiden ledakan.

Dipimpin langsung oleh Wakapolres Metro Jakarta Utara, AKBP James H. Hutajulu yang mengerahkan puluhan personelnya, dibantu warga sekitar dan pihak sekolah telah bergotong-royong membersihkan dan memperbaiki sejumlah fasilitas terdampak.

“Kegiatan ini merupakan bentuk nyata empati dan solidaritas Polri terhadap warga SMA Negeri 72. Kami ingin memastikan bahwa pascainsiden kemarin, seluruh fasilitas bisa kembali bersih, aman, dan nyaman untuk digunakan, khususnya tempat ibadah,” ujar AKBP James dalam keterangannya, Senin (10/11/2025).

Pembersihan dilakukan secara menyeluruh, dimulai dari langit-langit dan dinding masjid yang kemudian dicat ulang. Termasuk, mengganti keramik, kaca jendela, lampu, kipas angin, jam dinding, karpet, perbaikan pintu utama dan penataan ulang instalasi kabel listrik.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling membantu. Pemulihan ini bukan hanya tentang bangunan, tapi juga tentang kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama,” tutur dia.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, mengimbau masyarakat agar tetap tenang serta tidak mudah terpengaruh oleh isu yang belum terverifikasi.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap tenang, waspada, dan tidak mudah percaya terhadap berita yang belum pasti kebenarannya. Mari bersama menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan lingkungan. Pemulihan pasca kejadian ini adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya aparat,” tegas Budi.

Sekedar informasi ledakan terjadi di Masjid SMAN 72 Jakarta dan di luar masjid. Kejadian ini menimbulkan kepanikan para siswa hingga berlarian keluar kala itu, karena berlangsung saat tengah berlangsung ibadah Shalat Jumat.

Dari lokasi ledakan ditemukan benda mirip senjata api yang ternyata mainan. Temuan itu masih terus didalami sebagai petunjuk mengungkap kasus ledakan yang diduga pelakunya salah satu siswa dari SMA tersebut.

Adapun dampak ledakan tercatat dari data Pos Pelayanan Polri di Rumah Sakit Islam (RSI) Cempaka Putih, total 96 korban. Dengan 29 korban masih menjalani perawatan medis, tersebar 1 terduga pelaku dirawat di RS Polri Kramatjati, 13 korban di RS Islam, Jakarta, 14 korban di RS Yarsi dan 1 korban di RS Pertamina, sementara sisanya diperbolehkan pulang.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: