Presiden Prabowo Umumkan Kesepakatan Baru Bidang Pertahanan dengan Australia

Oleh: Lydia Fransisca
Rabu, 12 November 2025 | 14:54 WIB
Presiden Prabowo kunjungi Australia (Foto/Sekretariat Presiden)
Presiden Prabowo kunjungi Australia (Foto/Sekretariat Presiden)

BeritaNasional.com - Presiden Prabowo Subianto mengumumkan tercapainya kesepakatan penting antara Indonesia dan Australia di bidang pertahanan dan keamanan. 

Pernyataan itu disampaikan dalam konferensi pers bersama Perdana Menteri Australia Anthony Albanese usai meninjau Kapal HMAS Canberra di Garden Island Naval Base, Sydney, Rabu (12/11/2025).

Prabowo mengatakan, kedua negara telah mencapai kesepakatan strategis yang memperkuat kemitraan di bidang pertahanan dan keamanan.

Ia menilai kesepakatan itu menjadi tonggak baru dalam hubungan kedua negara untuk menjamin stabilitas kawasan Indo-Pasifik.

“Kita telah mencapai kesepakatan penting, perjanjian penting antara Australia dan Indonesia, yang berkomitmen untuk menjalin kerja sama yang erat di bidang pertahanan dan keamanan," kata Prabowo.

"Dan pada dasarnya menegaskan kembali tekad kita untuk meningkatkan persahabatan kami dan sebagai mitra, sebagai tetangga dekat, tekad kami untuk menjaga hubungan terbaik dalam rangka meningkatkan dan menjamin keamanan kedua negara kita,” tambah dia.

Adapun kerja sama pertahanan kedua negara terus berkembang sejak penandatanganan nota kesepahaman pada 1995, yang kemudian diperkuat melalui Lombok Treaty tahun 2006 dan Defence Cooperation Agreement (DCA) tahun 2024.

Prabowo juga menegaskan pentingnya semangat good neighbour policy atau kebijakan bertetangga baik sebagai fondasi hubungan bilateral Indonesia-Australia.

“Sudah takdir kita untuk bertetangga langsung, jadi marilah kita hadapi takdir kita dengan niat terbaik. Saya percaya pada kebijakan bertetangga yang baik. Tetangga yang baik itu penting," ujar Prabowo. 

"Tetangga yang baik akan saling membantu di masa sulit, dan dalam budaya Indonesia, ada pepatah, ketika kita menghadapi keadaan darurat, tetangga kitalah yang akan membantu kita. Mungkin saudara kita akan tetap jauh, tetapi tetangga kita adalah yang paling dekat, dan hanya tetangga yang baik yang akan saling membantu,” sambung dia.

Sebagai penutup, Kepala Negara kembali menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Pemerintah Australia atas sambutan persahabatan selama kunjungan.

“Sekali lagi, Perdana Menteri, Wakil Perdana Menteri, terima kasih banyak telah menerima saya dengan cara yang begitu baik,” tandasnya. 
 sinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: