10 Kuliner Khas Betawi yang Mulai Langka, Ada Aer Manis sampai Sayur Babanci

Oleh: Tim Redaksi
Rabu, 12 November 2025 | 18:00 WIB
Sayur Babanci. (Foto/Jakartatourism.go.id)
Sayur Babanci. (Foto/Jakartatourism.go.id)

BeritaNasional.com - Jakarta tak hanya dikenal lewat gedung-gedung tinggi dan hiruk-pikuk kotanya. Di balik kemegahan ibu kota, tersimpan kekayaan kuliner khas Betawi yang penuh cerita dan cita rasa. Sayangnya, beberapa hidangan legendaris ini kini kian sulit ditemukan.

Dari minuman tradisional hingga jajanan manis, kuliner Betawi mencerminkan perpaduan budaya Nusantara yang pernah singgah di Jakarta. Yuk, kenali 10 kuliner khas Betawi yang mulai langka di tahun 2025 sekaligus cari tahu di mana kamu masih bisa mencicipinya!

1. Aer Manis

Kesegaran Tradisional yang Mulai Terlupakan

Minuman ini dulunya jadi suguhan kehormatan untuk tamu di rumah-rumah Betawi. Perpaduan air, serai, daun jeruk, gula batu, dan pacar cina menciptakan aroma harum dan rasa segar yang tak berlebihan.

Sayangnya, kini Aer Manis nyaris tak dijual di pasaran. Hanya segelintir keluarga Betawi tua yang masih menyajikannya saat acara adat.

Lokasi langka: Kadang muncul di acara budaya di Setu Babakan, Srengseng Sawah, Jakarta Selatan

Harga: Sekitar Rp10.000–Rp15.000 per gelas (acara festival)

Jam buka area Setu Babakan: 09.00 – 17.00 WIB

2. Sayur Besan

Simbol Kemuliaan dalam Pernikahan Betawi

Sayur Besan tak sekadar lauk, tapi simbol penghormatan antara dua keluarga yang berbesanan. Bahan utamanya, terubuk (Saccharum edule), kini semakin sulit ditemukan.

Rasa gurih rempah dan warna kuning keemasan melambangkan kemuliaan dan kebahagiaan. Kini, hanya disajikan di acara adat tertentu.

Bisa ditemukan d Rumah Betawi H. Mahmud, Condet, Jakarta Timur

Harga paket adat: Mulai Rp200.000 per porsi besar

Jam operasional: 10.00–20.00 WIB

3. Kue Geplak

Manis Legit Warisan Leluhur

Kue tradisional ini terbuat dari tepung beras dan kelapa parut yang diaduk panas lalu dipukul hingga padat. Dulu jadi hantaran wajib dalam pernikahan Betawi, kini makin jarang dibuat.

Tempat langka: Pasar Kue Subuh Blok M Square

Harga: Rp5.000 – Rp7.000 per potong

Jam buka: 04.00 – 08.00 WIB

4. Gabus Pucung

Si Hitam Legendaris dengan Rasa Gurih Menggoda

Gabus Pucung merupakan masakan ikan gabus berkuah hitam dari keluak, mirip rawon tapi khas Betawi. Rasanya gurih pekat dan kaya rempah.

Tempat rekomendasi:

* Rumah Makan Haji Nasun, Jl. Moch Kahfi II No.21A, Jagakarsa, Jakarta Selatan

Harga: Mulai Rp30.000 per porsi

Jam buka: 09.00 – 21.00 WIB

* Pondok Gabus Lukman, Jl. Jenderal Sudirman, Medan Satria, Bekasi

Harga: Rp35.000 – Rp50.000 per porsi

Jam buka: 10.30 – 17.00 WIB

5. Sayur Babanci

Rempah Melimpah, Tanpa Sayur di Dalamnya!

Meski bernama sayur, hidangan ini tidak mengandung sayur sama sekali. Kuah santannya berpadu dengan lebih dari 20 jenis rempah, serta potongan daging sapi yang lembut.

Kini, bahan rempah yang sulit didapat membuat hidangan ini makin langka.

Dapat ditemukan di: Festival Lebaran Betawi, Setu Babakan

Harga festival: Sekitar Rp25.000 per mangkuk

Jam buka area festival: 09.00 – 18.00 WIB

6. Kue Sengkulun

Kenyal-Manis yang Mulai Hilang dari Meja Betawi

Kue ini terbuat dari tepung ketan dan gula merah, bertekstur lembut dan kenyal. Dulu sering disajikan dalam acara keluarga besar. Kini, hampir tak ada pedagang yang menjajakannya di Jakarta.

Kadang muncul di: Pasar Tradisional Cipinang dan Setu Babakan saat festival kuliner

Harga: Sekitar Rp5.000 – Rp8.000 per potong

7. Roti Buaya

Simbol Kesetiaan dalam Pernikahan Betawi

Roti berbentuk buaya ini punya makna mendalam: kesetiaan abadi dalam pernikahan. Buaya dipercaya hanya kawin sekali dalam hidupnya filosofi cinta sejati bagi masyarakat Betawi.

Tempat pemesanan: Toko Roti Yustin Betawi, Jl. Kebon Jeruk Raya No.35, Jakarta Barat

Harga: Rp150.000 – Rp300.000 (tergantung ukuran dan dekorasi)

Jam buka: 08.00 – 17.00 WIB

8. Bubur Jali-Jali

Hangat, Gurih, dan Penuh Cerita

Menggunakan biji jali sebagai pengganti beras, bubur ini dimasak dengan santan dan gula aren. Rasanya manis gurih dan teksturnya lembut tapi jali-jali kini sulit ditemukan di Jakarta.

Masih bisa dicicip di: Warung Betawi Hj. Maemunah, Setu Babakan

Harga: Sekitar Rp10.000 per mangkuk

Jam buka: 09.00 – 17.00 WIB

9. Stup Tape

Adaptasi Manis dari Tanah Betawi

Kue tradisional hasil akulturasi budaya Belanda dan Betawi. Tape dimasak dengan gula dan rempah, menghasilkan aroma harum yang menenangkan. Kini hanya sesekali dibuat di rumah tangga Betawi tua.

Tersedia di: Pasar Lama Tangerang saat Festival Kuliner Betawi

Harga: Rp12.000 – Rp15.000 per porsi

10. Es Selendang Mayang

Jajanan Penyegar yang Terancam Punah

Tampilan warna-warni seperti selendang membuat es ini cantik sekaligus segar. Terbuat dari tepung sagu aren yang disiram santan dan sirup merah, rasanya manis gurih dan legit!

Penjual legendaris:

Es Selendang Mayang Mpok Nini, Setu Babakan

Harga: Rp10.000 per porsi

Jam buka: 10.00 – 17.00 WIB

Mengapa Harus Dilestarikan?

Kuliner-kuliner ini bukan sekadar makanan, tetapi identitas dan warisan budaya Betawi yang sarat makna. Dari filosofi kesetiaan Roti Buaya hingga simbol kemuliaan Sayur Besan, setiap hidangan menyimpan nilai luhur yang patut dijaga.

Melestarikannya berarti menjaga sejarah Jakarta agar tak tenggelam di balik modernisasi. Mari dukung pelaku UMKM Betawi, kunjungi pasar tradisional, dan cicipi rasa asli Jakarta sebelum benar-benar hilang.

(Rep/Novia Amelia)sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: