Gerindra Dengarkan Suara DPC soal Penolakan Budi Arie Bergabung ke Partai

Oleh: Ahda Bayhaqi
Kamis, 13 November 2025 | 19:57 WIB
Mensesneg Prasetyo Hadi. (Foto/Istimewa)
Mensesneg Prasetyo Hadi. (Foto/Istimewa)

BeritaNasional.com - Ketua Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) DPP Partai Gerindra Prasetyo Hadi menanggapi suara penolakan terhadap Ketua Umum Projo Budi Arie yang ingin bergabung dengan Partai Gerindra. Prasetyo mengaku akan mendengarkan suara dari DPC yang menyampaikan penolakan.

"Kita mendengarkan lah. Kita mendengarkan suara dari teman-teman DPC," kata Prasetyo di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (13/11/2025).

Prasetyo mengatakan, suara-suara DPC tentunya akan menjadi pertimbangan mengenai rencana Budi Arie bergabung dengan Partai Gerindra.

"Ya ada suara itu ya itu jadi pertimbangan," ujarnya.

Sementara itu, di internal Partai Gerindra masih belum ada keputusan mengenai Budi Arie. Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto belum mengambil keputusan.

"Tapi kan emang belum kita belum mengambil keputusan dan beliaunya juga belum secara resmi juga menyampaikan," ujar Prasetyo.

Sebelumnya, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Makassar menyampaikan sikap tegas menolak keinginan Budi Arie bergabung ke Partai Gerindra.

Pernyataan itu diungkap langsung oleh Ketua DPC Gerindra Makassar, Eric Horas, usai menghadiri rapat koordinasi bulanan di Makassar.

Eric menilai, meskipun Gerindra dikenal sebagai partai terbuka bagi masyarakat yang ingin berkontribusi di dunia politik, tetap ada prinsip dan arah perjuangan partai yang wajib dipahami oleh setiap kader.

“Partai Gerindra terbuka untuk siapa saja yang memenuhi syarat umum serta memahami arah perjuangan partai. Kalau karena Pak Budi Arie merasa pernah berjuang memenangkan Bapak Prabowo, itu memang kewajiban setiap kader, tetapi tidak cukup hanya di situ,” ujar Eric Horas, dikutip dari keterangannya, Jumat (7/11/2025).sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: