Insiden SMAN 72: Polda Metro Masih Periksa Saksi di Lingkungan Sekolah
BeritaNasional.com - Polda Metro Jaya mengaku masih meminta keterangan beberapa saksi di lingkungan sekolah terkait kasus ledakan yang terjadi di SMA Negeri 72, Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, pihaknya masih memproses kasus yang menyebabkan 96 siswa mengalami luka-luka.
“Kamis kemarin PMJ masih memproses, meminta keterangan beberapa saksi kejadian, terutama di lingkungan sekolah,” ujar Budi kepada Beritanasional.com, Jumat (14/11/2025).
Sebelumnya, Budi mengatakan salah satu perkembangan terbaru dalam kasus tersebut adalah pemeriksaan terhadap orang tua ABH yang diduga menjadi pelaku dalam kejadian itu.
“Untuk orang tua Anak yang Berhadapan dengan Hukum (ABH), sudah diminta keterangannya beberapa waktu lalu dan ini masih dalam proses,” tuturnya.
Selain itu, penyidik juga telah memeriksa total 46 saksi anak di Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD P3A) Provinsi DKI Jakarta di wilayah Jakarta Timur.
Namun, 10 anak di antaranya berhalangan hadir. Ia juga mengungkap bahwa hingga kini masih terdapat 20 anak korban ledakan yang menjalani rawat inap.
“Kami juga meng-update data korban sampai hari ini. Sisa 20 orang masih menjalani perawatan inap,” lanjutnya.
Dari jumlah tersebut, satu korban berinisial L dirujuk ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk menjalani operasi dan perawatan intensif.
“Ini kami sampaikan kepada rekan-rekan, penyidikan masih berjalan,” kata Budi.
Ia menambahkan, hingga kini tim masih menunggu hasil analisis digital forensik terkait bahan dan sumber ledakan.
“Kami berharap rekan-rekan memberi waktu dan ruang bagi penyidik untuk dapat menuntaskan proses penyidikan secara komprehensif,” tutupnya.
EKBIS | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu






