Panglima TNI Instruksikan Jajaran TNI AD Jaga Kondusivitas dan Ketahanan Nasional
BeritaNasional.com - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meminta para Komandan Satuan Komando Kewilayahan (Dansatkowil) memastikan situasi daerah tetap kondusif serta memperkuat ketahanan nasional.
Arahan tersebut disampaikan melalui Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Richard Tampubolon saat menghadiri Apel Dansatkowil.
Dalam penyampaiannya, Richard menegaskan pentingnya peran Dansatkowil sebagai ujung tombak TNI dalam menjaga stabilitas nasional di tengah dinamika sosial yang berkembang.
Ia menyebut sinergi antara TNI dan pemerintah daerah menjadi salah satu kunci dalam mendukung berbagai program strategis negara.
Salah satunya adalah Program Makan Bergizi (MBG) yang telah menjangkau 30 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia.
“Dengan operasional 125 SPPG dan 339 dapur TNI, penerima manfaat mencapai 453.916 orang,” ujar Richard di Banyumas, Jawa Tengah, dikutip Jumat (14/11/2025).
Panglima TNI juga meminta jajaran untuk mendukung Program Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) yang menjadi wadah pembinaan generasi muda.
Program tersebut bertujuan menumbuhkan disiplin, semangat nasionalisme, dan karakter kejuangan.
“Total peserta mencapai 31.468 orang, menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam membangun karakter generasi penerus bangsa,” tuturnya.
Panglima TNI juga menekankan pentingnya dukungan penuh terhadap program strategis Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
“Mulai dari pengembangan singkong sebagai bahan pangan dan bahan baku etanol, penguatan ketahanan pangan di Papua, hingga pendampingan Koperasi Merah Putih,” kata dia.
“Kemudian, pemasaran hasil produksinya ke MBG serta mengingatkan seluruh jajaran agar senantiasa menjaga kondusivitas wilayah sebagai prasyarat utama stabilitas nasional dan kelancaran pembangunan di seluruh penjuru Tanah Air,” tandasnya.
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu







