KAI Temukan 11.670 Barang Hilang dengan Nilai Rp12,8 M Sejak Januari 2025

Oleh: Tim Redaksi
Rabu, 19 November 2025 | 17:12 WIB
KAI temukan 11.670 barang hilang dengan nilai Rp12,8 m sejak Januari 2025. (foto/kai.id)
KAI temukan 11.670 barang hilang dengan nilai Rp12,8 m sejak Januari 2025. (foto/kai.id)

BeritaNasional.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat sebanyak 11.670 barang tertinggal di area stasiun dan kereta api dengan nilai estimasi Rp12.880.191.812 pada periode Januari–Oktober 2025. Dari jumlah tersebut, 3.819 merupakan barang berharga seperti handphone, laptop, dan perhiasan. Data ini sekaligus menunjukkan tingginya mobilitas pelanggan dan pentingnya menjaga barang bawaan, terutama menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.

Vice President Public Relations KAI Anne Purba menyampaikan, KAI terus memperkuat aspek keselamatan, keamanan, dan pelayanan pelanggan. Dan melalui laynana lost and found ini, KAI membantu para pelanggan untuk menemukan barang yang tertinggal ataupun hilang. 

“KAI meningkatkan pelayanan aman dan terpercaya melalui layanan Lost and Found. Layanan ini membantu pelanggan menemukan barang yang tertinggal di stasiun maupun di kereta api,” ujar Anne melalui keterangannya, Rabu (19/11/2025). 

Anne menjelaskan, pelanggan dapat melaporkan kehilangan melalui kondektur, petugas pengamanan (Polsuska), atau KAI Contact Center 121. Setelah laporan diterima, petugas melakukan penelusuran dan mengembalikan barang secara langsung jika segera ditemukan. Jika memerlukan waktu lebih lama, pelanggan akan mendapatkan informasi perkembangan pencarian.

Saat mengambil barang, kata dia, pelanggan diwajibkan menunjukkan identitas diri. Informasi barang temuan juga diumumkan melalui pengeras suara di stasiun. Barang makanan hanya disimpan maksimal 1×24 jam sebelum dimusnahkan untuk menjaga kebersihan.

Menurut dia, seluruh barang diberi label, diverifikasi, dan dicatat dalam database Lost and Found KAI yang terintegrasi nasional. Dengan sistem ini, pelaporan dan pencarian barang dapat dilakukan di stasiun mana pun.

Oleh karena itu, dia menambahkan, menjelang masa angkutan Nataru, KAI mengimbau pelanggan untuk lebih berhati-hati dan teliti terhadap barang bawaanya.

“Kami mengajak pelanggan untuk selalu memeriksa kursi, rak bagasi, dan area sekitar sebelum turun dari kereta,” tutup Anne.

Sumber: Antarasinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: