Menko Polkam Tegaskan Pembangunan di Wilayah Perbatasan Harus Segera Diselesaikan
BeritaNasional.com - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago menegaskan, penguatan pembangunan wilayah perbatasan adalah sebuah kewajiban sebagai bentuk menjaga kedaulatan negara.
Penegasan itu disampaikan agar pembangunan kawasan perbatasan bisa segera diselesaikan. Seperti penegasan garis batas negara, pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN), dan pengembangan ekonomi masyarakat perbatasan.
“Pertama, untuk menegaskan garis batas perbatasan antara kita dengan tetangga. Kedua, kita akan membangun PLBN di beberapa titik,” kata Djamari dalam keterangan resmi, dikutip Kamis (20/11/2025)
“Ketiga, mengembangkan pertumbuhan ekonomi masyarakat di perbatasan supaya tidak terlalu tertinggal dan berimbang dengan daerah lain, termasuk agar tidak terlalu bergantung pada negara tetangga,” sambung dia.
Untuk laporan pembangunan jalan perbatasan yang telah mendekati tahap penyelesaian di sejumlah wilayah. Seperti, Sumatera dan Kalimantan, tersisa sekitar 52 kilometer untuk jalur barat–timur sepanjang hampir 2.000 kilometer. Di Papua, jalur menuju perbatasan Papua Nugini menunggu penyelesaian 153 kilometer.
“Pembangunan perbatasan Indonesia-Timor Leste hampir tuntas, hanya menyisakan beberapa kilometer saja. Kemudian untuk mengembangkan PLBN, masih ada beberapa titik di Timor Leste dan Malaysia, seperti di Sebatik yang harus diselesaikan tahun ini,” bebernya.
Sebagai Ketua Dewan Pengarah Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), Djamari juga kembali menegaskan bahwa BNPP tidak dapat bekerja sendiri, sehingga penting untuk mengoordinasikan seluruh kementerian/lembaga terkait.
“Hadir di tempat ini begitu banyak perwakilan dari berbagai Kementerian /Lembaga terkait, saya sebagai Menko Polkam mengoordinir, mengikat semua yang hadir untuk terlibat agar dapat bersama-sama untuk menyelesaikan hal tersebut,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Menteri Dalam Negeri yang juga menjabat sebagai Ketua BNPP, Muhammad Tito Karnavian turut menekankan pentingnya kolaborasi nasional dalam pembangunan kawasan perbatasan.
“Dengan pelaksanaan Rapat Koordinasi Perencanaan dan Pengendalian Pengelolaan Batas Wilayah Negara dan Kawasan Perbatasan ini, kita perkuat komitmen bersama untuk mewujudkan perbatasan negara sebagai halaman depan dan beranda negara yang maju serta menggambarkan kebanggaan wajah bangsa menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Tito.
Adapun pembahasan ini merupakan bagian dalam agenda Rapat Koordinasi Perencanaan dan Pengendalian Pengelolaan Batas Wilayah Negara dan Kawasan Perbatasan Tahun 2025 yang telah digelar di Bogor, Jawa Barat, Selasa (18/11/2025).
“Rakor ini untuk menghimpun dan memperkuat sinergi lintas kementerian/lembaga dalam percepatan pembangunan kawasan perbatasan, dan segera menyelesaikan segala persoalan di perbatasan,” ungkapnya.

EKBIS | 1 hari yang lalu
HUKUM | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







