17 Tahun Tangsel: Dari Wilayah Pecahan Hingga Jadi Kota Modern Paling Dinamis di Banten

Oleh: Tim Redaksi
Selasa, 25 November 2025 | 21:10 WIB
Taman Kota 2 BSD, Tangerang Selatan. (Foto/Dok BSD City)
Taman Kota 2 BSD, Tangerang Selatan. (Foto/Dok BSD City)

BeritaNasional.com - Kota Tangerang Selatan (Tangsel) merupakan salah satu kota termuda di Provinsi Banten. Resmi berdiri pada 26 November 2008, Tangsel kini berusia 17 tahun. Meski usianya relatif muda, kota ini telah menunjukkan perkembangan pesat baik dari sisi infrastruktur, ekonomi, hingga kualitas hidup warganya.

Hari jadi Tangsel setiap 26 November diperingati sebagai tonggak sejarah terbentuknya kota yang dulunya merupakan bagian dari Kabupaten Tangerang.

Sejarah Singkat Berdirinya Tangsel

Awalnya, wilayah Tangsel adalah bagian dari Kabupaten Tangerang. Namun, kebutuhan akan pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat mendorong aspirasi pemekaran wilayah. Warga merasakan bahwa banyak fasilitas publik belum optimal dan memerlukan perhatian lebih.

Proses pembentukan Tangsel melalui tahapan panjang. Pada 27 Desember 2006, DPRD Kabupaten Tangerang menyetujui rencana pemekaran, yang kemudian diresmikan melalui Undang-Undang Nomor 51 Tahun 2008. Menteri Dalam Negeri saat itu, Mardiyanto, meresmikan kota ini pada 26 November 2008, yang menjadi tanggal resmi HUT Tangsel.

Pemekaran ini membagi wilayah menjadi 7 kecamatan, yaitu:
- Ciputat
- Ciputat Timur
- Pamulang
- Pondok Aren
- Serpong
- Serpong Utara
- Setu
Ciputat menjadi pusat pemerintahan kota, sementara pemerintah Kabupaten Tangerang menyediakan alokasi dana awal sebesar Rp20 miliar untuk operasional dan pembangunan infrastruktur dasar.

Makna Dibalik Pembentukan Kota Tangerang Selatan

Pembentukan Tangsel bukan sekadar administratif, melainkan memiliki makna strategis:

1. Peningkatan Pelayanan Publik – Dengan pemerintah kota sendiri, warga mendapatkan pelayanan lebih cepat dan terfokus.

2. Pemerataan Pembangunan – Memberikan perhatian khusus pada wilayah selatan Kabupaten Tangerang.

3. Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat – Mempermudah pengelolaan sumber daya, termasuk SDM dan infrastruktur, agar hidup masyarakat lebih nyaman dan produktif.

Sejak menjadi daerah otonom, Provinsi Banten berperan membantu terbentuknya DPRD dan perangkat daerah yang efektif serta memfasilitasi pemindahan personel, aset, dan dokumen pemerintahan, sehingga transisi operasional berjalan lancar.

Keunikan Geografis dan Budaya Tangsel

Secara geografis, Tangsel terletak di bagian timur Banten, dengan topografi datar dan ketinggian 0–25 meter di atas permukaan laut. Sungai-sungai besar seperti Cisadane, Kali Angke, dan Kali Pesanggrahan melintasi wilayah ini, menjadi sumber air sekaligus elemen penting pengendalian banjir.

Dari sisi budaya, Tangsel adalah rumah bagi berbagai etnis. Awalnya didominasi suku Betawi, Sunda, dan Tionghoa, kota ini kini menjadi pusat multikultural dengan banyak pendatang dari seluruh Indonesia. Keberagaman ini memperkaya tradisi lokal, kuliner, hingga kegiatan seni dan budaya.

Fakta Menarik tentang Kota Tangsel

1. Kota Penyangga Ibukota – Letaknya yang strategis menjadikan Tangsel penghubung antara Banten, Jakarta, dan Jawa Barat, sekaligus pusat ekonomi dan perdagangan.

2. Pertumbuhan Pesat – Dari jumlah penduduk ±918.783 jiwa pada 2007, kini Tangsel dihuni lebih dari 1,4 juta jiwa.

3. Pusat Pendidikan dan Komersial – Tangsel memiliki banyak kampus ternama, pusat perbelanjaan, dan kawasan perkantoran modern.

4. Tema HUT ke-17 – Dalam ulang tahunnya ke-17, Tangsel mengusung tema “Konektivitas dan Kreativitas”, menandakan semangat kota untuk terus berkembang dan inovatif.

Tangsel Hari Ini: Kota Muda dengan Potensi Besar

Meski baru berusia 17 tahun, Tangerang Selatan telah menjadi kota modern, dinamis, dan strategis. Infrastruktur memadai, layanan publik meningkat, dan keberagaman budaya membuat Tangsel menjadi kota yang nyaman ditinggali maupun untuk investasi.

Dengan peran strategis sebagai kota penyangga Jakarta dan pusat ekonomi Banten, Tangsel terus berkembang sebagai kota kreatif, inovatif, dan produktif, menjanjikan masa depan yang cerah bagi warganya.

(Rep/Nissa)sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: