Pemkot Tangsel Minta Seluruh Sekolah Berlakukan Pendidikan Inklusif bagi ABK

Oleh: Dyah Ratna Meta Novia
Rabu, 24 Juni 2026 | 02:30 WIB
Ilustrasi Anak Berkebutuhan Khusus (Foto/TKI)
Ilustrasi Anak Berkebutuhan Khusus (Foto/TKI)

BeritaNasional.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menargetkan seluruh satuan pendidikan, mulai dari PAUD, SD, hingga SMP, menerapkan pendidikan inklusif. Ini merupakan upaya memberikan hak belajar bagi  anak berkebutuhan khusus (ABK).

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan mengatakan, pendidikan inklusif bukan berarti semua siswa dapat metode pembelajaran yang sama. Semua disesuaikan dengan kemampuannya.

"Setiap anak memerlukan pendekatan yang berbeda agar memiliki kesempatan yang sama. Siapapun anaknya berhak meraih masa depan yang baik," katanya.

"Inklusif artinya soal kesetaraan. Ini tidak berarti semua siswa diajarkan dengan standar yang sama. Mungkin pendekatannya beda, tapi tujuannya sama-sama memberikan masa depan yang cerah dan lebih baik," katanya.

Guna memperkuat implementasi pendidikan inklusif, Pemkot Tangsel akan terus menambah jumlah guru pendamping melalui program sertifikasi yang dilaksanakan setiap tahun.

Pemerintah daerah juga mengkaji pemberian insentif bagi guru pendamping. Ini merupakan bentuk apresiasi atas tugas tambahan yang mereka jalankan.

"Diharapkan satu sekolah punya satu guru pendamping. Sertifikasinya akan terus kita tambah, dan ke depan kita beri insentif agar mereka semakin giat," kata Pilar.


Sumber: Antarasinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: