Bahaya, Wabah Ebola di Kongo Tembus 1.000 Kasus dalam Sebulan

Oleh: Dyah Ratna Meta Novia
Rabu, 24 Juni 2026 | 02:00 WIB
Virus Ebola berbahaya (Foto/Pixabay)
Virus Ebola berbahaya (Foto/Pixabay)

BeritaNasional.com - Wabah Ebola di Kongo telah melampaui 1.000 kasus terkonfirmasi dalam bulan pertama penyebarannya. Ini membuat penyakit jadi epidemi Ebola terbesar dalam sejarah negara tersebut pada tahap awal wabah.

Direktur Operasi Peringatan dan Respons Darurat Kesehatan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Abdi Mahamud mengatakan, Kementerian Kesehatan Kongo mencatat 1.048 kasus terkonfirmasi, termasuk 267 kematian.

"Sejak saya memberikan arahan beberapa waktu lalu, hingga kini wabah Ebola masi terus menyebar," kata Mahamud.

Mahamud mengatakan, pola penularan Ebola ini ternyata berbeda-beda di setiap zona kesehatan yang terdampak. Sejumlah wilayah menunjukkan penularan dengan tren stabil, namun sejumlah wilayah lainnya kasusnya sangat melonjak.

Ia mengatakan, penanganan kasus Ebola terus ditingkatkan. Kapasitas perawatan juga meningkat dari hanya beberapa tempat tidur menjadi lebih dari 500 tempat tidur yang tersebar di 19 pusat kesehatan.

Selain itu, terang dia, kapasitas pengujian laboratorium juga meningkat drastis dari 30 tes per hari pada bulan lalu menjadi lebih dari 2.000 tes per hari lewat delapan laboratorium di Provinsi Ituri, Kivu Utara, dan Kivu Selatan.

Namun Mahamud juga memperingatkan pusat-pusat perawatan mulai menghadapi tekanan besar. Apalagi pasien makin melonjak.

Sumber: Antarasinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: