Rano Karno: JIS Masih Butuh Penyempurnaan Infrastruktur dan Fasilitas

Oleh: Lydia Fransisca
Kamis, 27 November 2025 | 17:16 WIB
Jakarta International Stadium. (Foto/Instagram Jakartastadium)
Jakarta International Stadium. (Foto/Instagram Jakartastadium)

BeritaNasional.com -  Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menilai Jakarta International Stadium (JIS) masih memerlukan penyempurnaan infrastruktur dan fasilitas pendukung.

Hal itu ia sampaikan dalam focus group discussion (FGD) mengenai pengembangan kawasan JIS di Gedung Dinas Teknis Jatibaru, Jakarta Pusat, Kamis (27/11/2025).

Dalam pembukaannya, Rano menyebut pembangunan JIS pada era Gubernur Anies Baswedan sebagai capaian penting.

Namun, ia menyayangkan masih adanya sejumlah pekerjaan yang tertunda sehingga menghambat pengembangan kawasan stadion internasional tersebut.

"Kami bersyukur era Gubernur Anies membangun stadion JIS, tapi memang kita juga melihat banyak kendala yang belum bisa dilengkapi karena ada fase-fase yang memang tidak selesai sehingga menjadi stuck," kata Rano.

Rano berujar, Pemprov DKI memandang kawasan JIS bukan hanya sebagai stadion, tetapi sebagai ruang publik dengan fasilitas yang mencerminkan identitas warga.

Rano pun mencontohkan Danau Cincin di sekitar JIS yang menjadi waduk pengendali banjir.

"Kami memandang JIS ini lebih dari sekadar stadion pertandingan, melainkan simbol semangat sportivitas, persatuan, dan identitas warga," ujar Rano.

Rano menjelaskan bahwa rencana pengembangan kawasan JIS diselaraskan dengan kebijakan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) DKI Jakarta 2025–2029.

Fokus pengembangan mencakup integrasi transportasi, peningkatan konektivitas jalan, penyediaan ruang aktivitas olahraga dan budaya, serta pembangunan lingkungan kota yang lebih inklusif.

“Kami terus berupaya mengembangkan sistem transportasi terintegrasi yang berkelanjutan, meningkatkan kualitas infrastruktur jalan dan konektivitas, serta menghadirkan ruang kota yang mendukung aktivitas olahraga, budaya, dan pariwisata," ucap Rano.

"Kemudian, membangun kota yang inklusif dan ramah bagi seluruh pengguna jalan, termasuk pejalan kaki, pesepeda, dan penyandang disabilitas," lanjutnya.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: