Wagub Malut Sambangi KPK, Bahas Verifikasi Dokumen MCP dan Proses Penganggaran 2025

Oleh: Panji Septo R
Jumat, 28 November 2025 | 18:00 WIB
Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe (Beritanasional/Panji)
Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe (Beritanasional/Panji)

BeritaNasional.com -  Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe menyambangi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk berkoordinasi tentang Monitoring Center for Prevention (MCP). 

Ia hadir bersama tim inspektorat untuk memastikan proses penginputan dan verifikasi dokumen berjalan tuntas.

“Ya, hari ini koordinasi tentang Monitoring Center for Prevention KPK. Proses penginputan yang masih terus berjalan," ujar Sarbin, Jumat (28/11/2205).

"Ada beberapa dokumen yang perlu dilakukan verifikasi bersama tim inspektorat, dan hadir kami karena solid,” imbuhnya.

Sarbin menjelaskan koordinasi dilakukan untuk mengklarifikasi sejumlah dokumen yang belum dapat diunggah dalam sistem MCP. 

Ia menyebut pendampingan dilakukan langsung kepada tim admin inspektorat.

“Koordinasi terkait dengan penginputan MCP KPK. Dan ada beberapa dokumen yang perlu ada penjelasan, dilakukan verifikasi, sehingga kami dampingi teman-teman di admin inspektorat untuk menjelaskan dokumen-dokumen yang belum bisa diinput,” tuturnya.

Menurut Sarbin, dokumen yang sedang diverifikasi terutama terkait pembahasan anggaran daerah. Beberapa berkas belum dapat diselesaikan karena masih menunggu proses evaluasi dari Kementerian Dalam Negeri.

“Dokumen terutama di proses pembahasan anggaran. Karena masih dilakukan evaluasi di Kemendagri, sehingga dokumen yang diperlukan penyelesaian dokumen itu masih menunggu waktu sampai dengan tanggal 30 November,” katanya.

Ia menegaskan dokumen tersebut berkaitan dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025.

Terkait isu pemangkasan anggaran yang sempat menjadi keluhan beberapa daerah, Sarbin menilai hal tersebut merupakan bagian dari kebijakan fiskal nasional.

“Ya kalau kebijakan fiskal kan nasional ya 2025. Tentu proses penganggaran disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah masing-masing, terutama penerimaan,” ujarnya.

Ketika ditanya apakah pihaknya juga menyampaikan keluhan mengenai penyesuaian anggaran, Sarbin hanya menjawab singkat. 

“Ya, sudah teman-teman teknis itu ya. Cukup ya," tandasnya.
 sinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: