Komitmen Mendorong Kemandirian Ekonomi Perempuan Berbasis Digital

Oleh: Kiswondari
Minggu, 30 November 2025 | 17:12 WIB
Al Hidayah berkomitmen mendorong kemandirian ekonomi perempuan berbasis digital. (Foto/Pengajian Al Hidayah)
Al Hidayah berkomitmen mendorong kemandirian ekonomi perempuan berbasis digital. (Foto/Pengajian Al Hidayah)

BeritaNasional.com - Pengajian Al Hidayah menegaskan komitmennya dalam mendorong kemandirian ekonomi perempuan melalui program pemberdayaan dan literasi digital pada periode kepengurusan 2025–2030. Komitmen tersebut disampaikan dalam pelantikan pengurus yang berlangsung di Jakarta, Sabtu (29/11/2025), sebagai respons atas meningkatnya tantangan ekonomi dan perubahan pola kerja masyarakat.

“Perempuan perlu didukung agar mandiri secara ekonomi. Literasi digital, kewirausahaan, dan kreativitas adalah pintu yang harus kita buka lebih luas,” kata Ketua Umum Pengajian Al Hidayah Hetifah Sjaifudian melalui keterangannya di Jakarta, Minggu (30/11/2025).

Hetifah menjelaskan, Al Hidayah akan mendorong pelatihan-pelatihan berbasis digital. Mulai dari pemasaran online, manajemen UMKM, hingga keamanan bertransaksi di internet—sebagai upaya menjawab kebutuhan perempuan di berbagai daerah.

Ia pun menegaskan bahwa organisasi harus hadir bukan hanya sebagai ruang dakwah, tetapi juga sebagai pusat peningkatan kapasitas ekonomi keluarga, terutama untuk para ibu rumah tangga dan perempuan muda.

Sementara itu, Ketua Dewan Penasihat Pengajian Al Hidayah Sri Suparni Bahlil menyampaikan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi keluarga. Dengan memanfaatkan teknologi secara bijak, perempuan dapat memperluas peluang usaha dan meningkatkan pendapatan tanpa meninggalkan kewajiban domestik.

“Era digital membuka banyak ruang untuk perempuan berkarya. Yang penting adalah pendampingan, edukasi, dan keberanian untuk mulai,” kata Sri pada kesempatan yang sama.

Sri menambahkan bahwa jaringan ribuan kader Al Hidayah di seluruh Indonesia dapat menjadi kekuatan besar untuk membangun ekosistem usaha perempuan yang saling terhubung dan saling mendukung.

Melalui kepengurusan baru yang lebih adaptif, program terstruktur, dan dukungan teknologi, ia optimistis pada Pengajian Al Hidayah yang menargetkan lahirnya lebih banyak perempuan mandiri yang mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga, sekaligus berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi masyarakat.sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: