Edukasi Crypto Lintas Industri, PINTU Kenalkan Blockchain di tiket.com
BeritaNasional.com - PT Pintu Kemana Saja melalui brand PINTU kembali memperluas jangkauan edukasi aset crypto di Indonesia.
Melalui program Pintu Goes to Office, aplikasi crypto berizin resmi tersebut hadir di kantor PT Global Tiket Network (tiket.com) di Jakarta pada Selasa (2/12/2025).
Kunjungan ini menjadi bagian dari misi PINTU untuk meningkatkan inklusi dan literasi aset digital di kalangan profesional dari berbagai industri.
CMO PINTU, Timothius Martin, menjelaskan bahwa kunjungan ke tiket.com memiliki makna tersendiri bagi program edukasi mereka tahun ini.
“tiket.com menjadi perusahaan kelima yang kami kunjungi dalam program Pintu Goes to Office tahun ini. Kunjungan ini sangat spesial bagi kami, karena tiket.com menjadi perusahaan pertama di luar industri keuangan yang kami sambangi untuk bersama-sama berdiskusi mengenai industri crypto. Kami mengapresiasi rekan-rekan tiket.com yang menyambut hangat kedatangan tim PINTU karena kami percaya kolaborasi yang dijalin ini dapat memperkuat pemahaman mengenai aset crypto,” kata Timo, dikutip dalam keterangannya, Kamis (4/12/2025).
Kunjungan ini menandai langkah baru PINTU dalam membangun ekosistem edukasi crypto lintas sektor, termasuk industri travel yang saat ini terus berkembang pesat.
Antusiasme tinggi juga datang dari internal tiket.com. Kehadiran PINTU disambut hangat oleh komunitas internal, terutama investment club yang fokus pada dunia investasi.
“Kami di tiket.com memiliki klub-klub atau komunitas yang dibentuk berdasarkan ketertarikan dari setiap karyawan. Mulai dari klub olahraga seperti basket, futsal, padel, hingga investment club yang memang fokus kepada dunia investasi. Untuk itu, datangnya PINTU ke kantor tiket.com lewat program Pintu Goes to Office tentu disambut dengan antusiasme positif dari teman-teman yang tergabung di investment club yang mendapatkan pengetahuan mengenai aset crypto & teknologi blockchain langsung dari pakar dan pelaku di industri crypto,” ucap People Experience & Communication Senior Manager tiket.com, Tio Manik.
Kolaborasi ini memperlihatkan bagaimana edukasi aset digital kini mulai diakses oleh berbagai kalangan, termasuk sektor kreatif dan teknologi di industri pariwisata.
Industri crypto di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan yang solid. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per Oktober 2025 melaporkan nilai transaksi bulanan naik 27,64%, mencapai Rp49,28 triliun. Jumlah investor juga meningkat stabil, dengan 18,61 juta investor tercatat hingga September 2025.
Tren positif ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap aset digital dan pentingnya edukasi yang tepat untuk memahami manfaat dan risikonya.
Crypto dan Industri Travel Saling Terkait: Munculnya Tren Crypto Tourism
Salah satu hal menarik yang dibahas dalam sesi edukasi adalah hubungan antara industri crypto dan industri perjalanan. Menurut Investopedia, istilah crypto tourism telah dipopulerkan sejak 2017, merujuk pada pengalaman turis berkunjung ke negara yang ramah terhadap penggunaan crypto dan teknologi blockchain.
Fenomena ini semakin membuktikan bahwa kehadiran crypto tidak hanya terbatas pada industri finansial, tetapi juga mulai memengaruhi preferensi wisata, transaksi, dan inovasi layanan travel di banyak negara.
“Crypto itu sifatnya universal dan bisa masuk ke berbagai lintas industri tak terkecuali industri travel. Fokus kami sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) adalah mengambil tanggung jawab untuk memperluas edukasi ke seluruh masyarakat Indonesia dengan berbagai latar belakang industri mengenai aset crypto dan teknologi blockchain, baik itu manfaatnya serta risiko-risiko yang ada,” tutup Timo.
Melalui program Pintu Goes to Office, PINTU menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat memahami dunia aset digital secara benar, aman, dan bertanggung jawab.
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu





