Banjir di Pesisir Barat Lampung, 114 Rumah Terendam hingga Jembatan Rusak
BeritaNasional.com - Berdasarkan laporan terkni Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui Pusat Pengendalian Operasi (PUSDALOPS) sejak Kamis (4/12/2025) pukul 07.00 WIB hingga Jumat (5/12/2025) pukul 07.00 WIB, beberapa daerah mengalami kejadian banjir dan banjir rob yang dipicu oleh hujan berintensitas tinggi, serta cuaca ekstrem. Salah satu daerah yang mengalami banjir adalah Kabupaten Pesisir Barat, Lampung.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyampaikan, banjir melanda wilayah tersebut pada Rabu (3/12/2025) sekitar pukul 16.30 WIB, yang dipicu hujan deras berintensitas tinggi yang mengguyur beberapa kecamatan sejak siang hingga malam. Tingginya curah hujan menyebabkan debit air sungai meningkat dan meluap ke permukiman warga, menutup beberapa ruas jalan dan mengganggu mobilitas masyarakat.
"Banjir memberikan dampak signifikan pada sejumlah kecamatan dan pekon. Dampak tercatat di empat kecamatan dengan total delapan pekon, yaitu Kecamatan Ngaras (Pekon Rajabasa), Kecamatan Ngambur (Pekon Siring Balak dan Pekon Sukabanjar), Kecamatan Bangkunat (Pekon Pemerihan, Pekon Sukamarga, Pekon Tanjung Kemala, dan Pekon Pagar Bukit Induk), serta Kecamatan Pesisir Selatan (Pekon Sukarame)," kata Muhari dalam keterangannya, Jumat (5/12/2025)
Muhari menjelaskan, sari hasil pendataan, sejumlah kerusakan infrastruktur dan lahan pertanian mulai teridentifikasi. Kerugian material meliputi 114 unit rumah terendam, satu jembatan terdampak, sekitar 6,5 hektare area persawahan tergenang, serta satu akses jalan desa yang terputus. Meski tidak ada laporan korban luka maupun jiwa, kondisi ini mengganggu aktivitas masyarakat dan memerlukan penanganan cepat.
Menurutnya, BPBD Kabupaten Pesisir Barat telah melakukan kaji cepat di lokasi dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mempercepat penanganan darurat. Kebutuhan mendesak di lapangan antara lain alkon (alat komunikasi atau alat pompa sesuai konteks), peralatan logistik, serta bantuan sembako bagi warga terdampak.
"Kondisi terkini banjir mulai berangsur surut, namun monitoring tetap dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan susulan," ujarnya. 
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 22 jam yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
DUNIA | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu







