Petani Akui Distribusi Pupuk Lebih Tepat Sasaran, Produktivitas Meningkat

Oleh: Tim Redaksi
Jumat, 17 Juli 2026 | 20:24 WIB
Panen tebu  di Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026). (Foto/Setpres)
Panen tebu di Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026). (Foto/Setpres)

BeritaNasional.com - Sejumlah petani mengaku mulai merasakan dampak positif dari berbagai program pemerintah untuk memperkuat sektor pertanian.

Perbaikan distribusi pupuk, pemanfaatan teknologi, hingga pendampingan kepada petani dinilai mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan.

Hal itu disampaikan dalam Panen Raya Serentak di Seluruh Indonesia bersama TNI yang digelar di Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026), dan dihadiri Presiden Prabowo Subianto.

Petani tebu, Abdul Mujib, mengatakan sistem pertanian kini semakin modern. Salah satu perubahan yang paling dirasakan adalah proses penebusan pupuk yang sudah dilakukan secara digital.

"Sudah dua tahun ini sistemnya lebih terkoordinasi dan mengikuti perkembangan zaman. Penebusan pupuk sekarang sudah tidak manual lagi," ujar Mujib.

Menurutnya, mekanisme tersebut membuat distribusi pupuk bersubsidi menjadi lebih tepat sasaran. Alokasi pupuk kini disesuaikan dengan luas lahan yang dimiliki petani sehingga penyalurannya lebih adil.

"Kalau sekarang tergantung luas lahan, jadi pupuk yang diterima lebih sesuai kebutuhan," katanya.

Senada, petani kedelai dan bawang merah, Puji Santosa, mengaku ketersediaan pupuk saat ini jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya. Kondisi tersebut membuat petani tidak lagi khawatir terhadap pasokan saat musim tanam.

"Dengan stok pupuk yang melimpah, kebutuhan petani sekarang jauh lebih tercukupi," ujarnya.

Tak hanya soal pupuk, Puji juga menilai program pendampingan kepada petani memberikan manfaat nyata. Menurutnya, pendampingan tersebut membantu petani meningkatkan hasil panen sekaligus memberikan kepastian dalam menjalankan usaha tani.

"Sekarang pendampingan lebih terasa. Alhamdulillah hasilnya juga mulai dirasakan oleh petani," ucapnya.

Para petani berharap berbagai program tersebut terus berlanjut agar sektor pertanian semakin maju dan mampu meningkatkan kesejahteraan petani di berbagai daerah.

Mujib berharap kemajuan yang dirasakan petani di Malang dapat meluas ke seluruh Indonesia.

Sementara itu, Puji meminta pemerintah terus memberi perhatian kepada petani, termasuk mendorong keterlibatan generasi muda agar sektor pertanian memiliki regenerasi yang kuat.

"Kami berharap perhatian kepada petani, khususnya petani muda, terus ditingkatkan karena mereka adalah penerus sektor pertanian Indonesia," tuturnya.

Berbagai testimoni tersebut menunjukkan upaya pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian mulai dirasakan di lapangan.

Digitalisasi layanan, ketersediaan pupuk, dan pendampingan berkelanjutan dinilai menjadi faktor penting dalam meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: