Bersiap Hadapi Lonjakan Kendaraan Jelang Libur Panjang, JTT Pastikan Kualitas Infrastruktur Optimal

Oleh: Sri Utami Setia Ningrum
Minggu, 07 Desember 2025 | 16:03 WIB
Ilustrasi lalu lintas di Jalan Tol Cikampek melonjak (BeritaNasional/Elvis Sendouw)
Ilustrasi lalu lintas di Jalan Tol Cikampek melonjak (BeritaNasional/Elvis Sendouw)

BeritaNasional.com -  PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) memastikan kualitas infrastruktur dalam kondisi optimal dengan pekerjaan pemeliharaan maupun peningkatan kapasitas jalan. Pengelola Ruas Tol Jakarta-Cikampek (Japek) tersebut bersiap menghadapi lonjakan kendaraan di periode libur panjang Natal dan tahun baru.

"Kami terus memperkuat komitmen untuk menjaga kualitas layanan dan infrastruktur dengan memastikan kesiapan ruas tol utama ini saat melayani peningkatan mobilitas masyarakat," jelas VP Corporate Secretary & Legal PT JTT Ria Marlinda Paallo.

Pekerjaan pemeliharaan jalan yang dilakukan saat ini merupakan bagian dari persiapan penting menjelang periode libur akhir tahun.

"Menjelang libur panjang ketika mobilitas masyarakat diperkirakan meningkat signifikan, kami memastikan seluruh elemen infrastruktur berada dalam kondisi optimal agar pengguna jalan mendapatkan pengalaman perjalanan yang aman dan nyaman," jelasnya.

Ia menegaskan pemeliharaan jalan bukan hanya pekerjaan teknis tetapi juga wujud kepedulian dalam menjaga kenyamanan perjalanan masyarakat menjelang momentum libur akhir tahun.

"Merawat jalan tol bagi kami adalah cara menjaga kenyamanan pengguna jalan, sebuah pelayanan yang kami lakukan dengan sepenuh hati," ucapnya. 

Sebelumnya diperkirakan 119,5 juta orang melakukan perjalanan pada masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026. Mobil pribadi disebut akan mendominasi mobilitas tersebut.

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyampaikan prediksi tersebut meningkat 2,71% dibandingkan periode Nataru tahun sebelumnya.

Dalam rinciannya yakni  sekitar 21,28% atau 60,53 juta orang diperkirakan melakukan perjalanan khusus untuk momentum Natal dan Tahun Baru. Lalu, 7,09% atau 20,17 juta orang akan bepergian saat Natal saja, sementara 13,64% atau 38,80 juta orang memilih bepergian pada libur Tahun Baru.

"Penggunaan mobil pribadi jadi yang terbanyak menurut hasil survei, angkanya mencapai 42,78 persen atau 51,12 juta orang," terangnya beberapa waktu lalu.

Moda transportasi lain yang banyak dipilih yaitu sepeda motor dengan 18,41% atau 22 juta orang, yang menggunakan bus 8,17% atau 9,76 juta orang, mobil sewa dengan 7,43% atau 8,87 juta orang, serta mobil travel 6,39% atau 7,64 juta orang.

Sementara moda transportasi jarak jauh seperti pesawat digunakan oleh sekitar 3,57% atau 4,27 juta orang, diikuti kereta api jarak jauh dengan 3,29% atau 3,94 juta orang, kapal penyeberangan dengan 3,14% atau 3,75 juta orang, kapal laut dengan 2,20% atau 2,62 juta orang, dan commuter line dengan 1,93% atau 2,30 juta orang.

Kementerianya juga memproyeksikan pergerakan kendaraan dari wilayah Jabodetabek. Total kendaraan yang keluar Jakarta diperkirakan mencapai 2,9 juta unit. Dari jumlah tersebut, sekitar 1,3 juta unit diperkirakan menuju arah timur melalui Tol Jakarta-Cikampek. Pemerintah dan operator jalan tol, termasuk Jasa Marga, akan menyiapkan rekayasa lalu lintas seperti penerapan one way bila diperlukan. (Antara)

 sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: