Papua Ditarget Swasembada Pangan Dalam 3 Tahun

Oleh: Sri Utami Setia Ningrum
Rabu, 17 Desember 2025 | 10:04 WIB
Menteri Pertanian Amran Sulaiman memberikan keterangan kepada wartawan di Istana Presiden Jakarta. (BeritaNasional/Setpres)
Menteri Pertanian Amran Sulaiman memberikan keterangan kepada wartawan di Istana Presiden Jakarta. (BeritaNasional/Setpres)

BeritaNasional.com -  Pemerintah menargetkan wilayah Papua dapat swasembada pangan dalam waktu 3 tahun ke depan.

Oleh karena itu pemerintah akan mencetak sawah baru serta mengoptimalkan penanaman dan pemanfaatan pangan lokal, yaitu sagu.

“Papua itu, kita akan swasembadakan Papua paling lambat 3 tahun. Kalau bisa 2 tahun selesai,” kata Menteri Pertanian Amran Sulaiman. 

Dalam jumpa pers di Istana Presiden Jakarta, Selasa (16/12/2025) menjelaskan kebutuhan beras Papua saat ini mencapai sekitar 660.000 ton per tahun, sementara produksi beras Papua kurang lebih 120.000 ton. Artinya, ada kekurangan sekitar 500.000 ton untuk mewujudkan Papua swasembada beras.

“Nah, 500.000 ton membutuhkan sawah 100.000 hektare. Kita sudah bagi, Papua Selatan, Papua, dan Papua Barat. Bahkan, 6 provinsi juga memohon untuk cetak sawah. Insyaallah paling 3 tahun, bisa jadi (terwujud dalam) 2 tahun selesai 100.000 (ha) sehingga Papua adalah swasembada pangan,” jelasnya. 

Lebih lanjut dia menerangkan pemerintah juga berencana merevitalisasi industri sagu, mengingat sagu merupakan komoditas pangan lokal utama di Papua. Amran menyebut pabrik sagu di Sorong, Papua Barat Daya, akan dihidupkan kembali.

“Kemudian tadi, ada perbaikan pabrik sagu. Kita akan selesaikan di Sorong. Kita akan aktifkan kembali. Sudah dibangun, tetapi harus diaktifkan kembali".

Amran kemudian menekankan visi besar pemerintahan Presiden Prabowo yang ingin membangun kemandirian pangan tidak hanya secara nasional, tetapi mandiri hingga di setiap pulau Indonesia. (Antara)

 sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: