Istora Bergemuruh, The Founder5 II Jadi Penanda Akhir Formasi Lengkap
BeritaNasional.com - The Founder5 II: Unfinished Business sukses digelar di Istora Senayan dengan sambutan antusias dari penonton lama maupun baru.
Pertunjukan ini sekaligus menjadi penutup perjalanan The Founder5 dalam formasi lengkap, menandai akhir satu fase penting dalam sejarah komedi Indonesia.
Acara dibuka dengan stand-up comedy dari Ali Akbar, Isman H.S., Pandji Pragiwaksono, dan Dany Beler yang langsung memanaskan suasana.
Pertunjukan kemudian berlanjut ke sesi improv comedy yang melibatkan para founder dan penonton, mulai dari permainan mannequin, sound effect, hingga improv bernyanyi lintas genre yang memancing gelak tawa sepanjang malam.
Salah satu segmen paling dinanti adalah sketch comedy bertema reformasi. Dalam sketsa ini, para founder berperan sebagai pembisik dari “surga” dan “neraka”, dengan Mister Aloy dan Ummi Quary sebagai mahasiswa. Hifdzi Khoir tampil sebagai dalang cerita, Adi Arkiang memerankan presiden, dan Ali Akbar sebagai ajudan presiden. Sketsa ini sukses mencuri perhatian lewat alur cerita satir dan gaya Hifdzi yang membawakan narasi sambil bernyanyi lintas genre.
CEO GOLDLive Indonesia M. Faqih Mulyawan mengapresiasi suksesnya pertunjukan tersebut. “Antusiasme penonton luar biasa karena ini show terakhir The Founder5, kami pastikan penonton mendapatkan pengalaman terbaik, baik yang hadir langsung maupun yang menonton live streaming. Konsep panggung tahun ini disiapkan lebih matang agar penonton benar-benar nyaman dan terhibur. Kami bersyukur pertunjukan ini bisa menjadi penutup yang layak untuk The Founder5,” jelas Faiqih, dikutip dalam keterangannya, Kamis (18/12/2025).
Hal senada disampaikan Pandji Pragiwaksono, CEO Comika sekaligus salah satu founder. “Rasanya menyenangkan banget bisa naik panggung bareng lagi setelah perjalanan yang cukup panjang. Malam ini kami menikmati tiap momennya, ketawa bareng di atas panggung, dan benar-benar ngerasain kebersamaannya. Semoga energi yang kami rasakan juga sampai ke penonton yang datang,” sambungnya.
Pertunjukan malam itu terasa lebih padat dan dinamis dibanding tahun sebelumnya. Interaksi spontan antarpemain menciptakan banyak momen tak terduga yang disambut tawa penonton.
Kehadiran Hifdzi Khoir, yang sempat absen pada edisi sebelumnya, melengkapi komposisi The Founder5 secara utuh.
Raditya Dika menyebut pertunjukan ini sebagai momen kebersamaan yang langka. "Prosesnya, panggungnya, sampai reaksinya terasa beda karena kami sama-sama menikmati momennya. Mudah-mudahan penonton juga pulang dengan perasaan yang sama: habis nonton show yang ringan, seru, dan bikin senyum,” tuturnya.
Pertunjukan tersebut ditutup dengan ensemble scene yang menjadi simbol akhir perjalanan The Founder5 dalam formasi lengkap.
Antusiasme penonton tetap terjaga hingga akhir, menegaskan bahwa The Founder5 II berhasil menghadirkan komedi solid dan konsisten di panggung besar seperti Istora Senayan.
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 23 jam yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu






