Persebaya Pincang Jelang Duel Kontra Borneo FC, Uston Nawawi Tekankan Kekuatan Kolektif

Oleh: Harits Tryan
Jumat, 19 Desember 2025 | 02:00 WIB
Persebaya Surabaya. (Foto/Persebaya)
Persebaya Surabaya. (Foto/Persebaya)

BeritaNasional.com - Persebaya Surabaya menghadapi tantangan berat menjelang pekan ke-15 Super League 2025/26, pada Sabtu (20/12/2025). Tim berjuluk Bajul Ijo itu berada dalam situasi tidak ideal karena dipastikan kehilangan dua pilar utamanya, Bruno Moreira dan Francisco Rivera, akibat sanksi akumulasi kartu.

Absennya dua pemain kunci tersebut memaksa staf pelatih melakukan penyesuaian strategi secara cepat, mengingat lawan yang akan dihadapi adalah pemuncak klasemen sementara, Borneo FC Samarinda.

Caretaker pelatih Persebaya, Uston Nawawi, mengungkapkan bahwa skenario tanpa Moreira dan Rivera sudah diperhitungkan sejak awal sesi latihan. Dengan mepetnya waktu persiapan, Uston menekankan bahwa fleksibilitas dan kesiapan setiap pemain menjadi kunci utama.

"Kalau itu bukan hanya Diego, siapapun bisa saja jadi starting. Kita lihat perkembangannya sampai persiapan terakhir,” kata pelatih asal Sidoarjo itu dikutip dari laman i.league.id, Jumat (18/12/2025).

Meskipun nama Diego Mauricio santer disebut sebagai pengganti potensial, Uston memilih untuk tidak menggantungkan harapan pada satu individu. Pendekatan kolektif kini menjadi fokus Persebaya untuk menjaga keseimbangan tim di tengah keterbatasan komposisi skuad.

Uston menegaskan bahwa kemenangan adalah target mutlak tim. Hal ini bukan sekadar tuntutan dari suporter, tetapi juga tekad kuat dari internal tim pelatih dan pemain.

“Ya itu normal. Siapapun bukan hanya ada suporter ya, kita pun di sini pelatih dan pemain menginginkan kemenangan,” imbuhnya.

Ia kini menekankan bahwa progres permainan yang baik saja tidak cukup jika tidak diakhiri dengan hasil maksimal, terutama mengingat posisi tim yang sedang berjuang di klasemen.

“Karena bermain bagus saja, progress bagus saja tidak cukup kalau tidak diakhiri dengan kemenangan,” ucap Uston Nawawi.

Menghadapi Borneo FC yang berstatus pemuncak klasemen, Persebaya tidak lantas kehilangan kepercayaan diri. Uston menilai bahwa sepak bola selalu memberikan ruang bagi kejutan dan perubahan.

“Kami tekankan tidak ada tim yang gak bisa dikalahkan,” sambungnya.

Keyakinan ini diperkuat oleh fakta bahwa Borneo FC baru saja menelan dua kekalahan beruntun, sebuah indikasi bahwa dominasi mereka memiliki celah yang bisa dimanfaatkan.

Meskipun demikian, kewaspadaan tetap menjadi perhatian utama Persebaya. Tim pelatih memberikan perhatian khusus pada kekuatan lini serang lawan yang dikenal produktif. Aspek tersebut menjadi fokus utama dalam sesi latihan yang dipadatkan jelang laga kandang.

“Ya tentunya salah satu top score mereka (Borneo FC) perlu diwaspadai,” pungkas Uston Nawawi.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: