Persebaya Ungkap Kabar Terbaru tentang Pengobatan Cedera Rachmat Irianto

Oleh: Tim Redaksi
Selasa, 21 April 2026 | 18:40 WIB
Gelandang Persebaya Rachmat Irianto. (Foto/Persebaya)
Gelandang Persebaya Rachmat Irianto. (Foto/Persebaya)

BeritaNasional.com - Pilar andalan Persebaya Surabaya Rachmat Irianto memutuskan untuk mengambil langkah besar demi masa depan kariernya dengan menjalani operasi pada lutut kanan.

Pemain serbabisa yang akrab disapa Rian ini memutuskan naik meja operasi agar proses pemulihan cedera yang dialaminya bisa berjalan lebih maksimal dan permanen. 

Chief Medical Officer Persebaya dr. Pratama Wicaksana Wijaya mengungkapkan keputusan ini merupakan hasil dari evaluasi mendalam tim medis terhadap kondisi pemain berusia 26 tahun tersebut.

“Secara umum, cedera yang dialami Rachmat Irianto di lutut kanan adalah cyclops lesion. Kondisi ini merupakan komplikasi yang cukup jarang terjadi setelah tindakan rekonstruksi ACL. Rian sebelumnya mengalami cedera ACL saat masih bersama tim sebelumnya pada akhir musim lalu, sudah menjalani operasi dan proses rehabilitasi dengan baik,” ujar dokter yang akrab disapa Tommy yang dikutip dari laman resmi Persebaya pada Senin (20/4/2026).

Meski Rian sebenarnya sudah sempat dinyatakan pulih dari cedera ACL musim lalu, tim medis menemukan adanya kendala yang mengharuskan tindakan operasi tambahan. 

Tommy menegaskan seluruh proses penanganan Rian tetap mengacu pada standar medis olahraga modern.

“Secara protokol tidak ada program yang benar-benar khusus karena kami mengikuti standar rehabilitasi yang sudah ada. Namun kami tetap melakukan pendekatan sport science dengan pemeriksaan menyeluruh, terutama terkait kekuatan otot paha dan betis,” jelas Tommy.

Tim medis optimistis pascaoperasi nanti, Rian tidak hanya akan sembuh, tetapi juga kembali dengan performa yang lebih prima.

“Hasil pemeriksaan itu akan menjadi acuan. Setelah proses rehabilitasi selesai, kami akan melakukan pengukuran kembali untuk membandingkan kondisinya sebelum operasi. Targetnya jelas, kami ingin Rian kembali dalam kondisi lebih kuat dari sebelumnya,” imbuhnya.

Keputusan untuk mengakhiri musim lebih cepat bagi Rian tidak diambil secara sepihak. Ada diskusi panjang yang melibatkan manajemen, staf pelatih, hingga tim medis sebelum akhirnya sepakat memilih jalur operasi sebelum kompetisi benar-benar usai.

“Syukurnya Rian masih sempat memberikan kontribusi saat menghadapi Persita dan Persija. Setelah melalui diskusi antara tim medis, manajemen, dan pelatih, akhirnya diputuskan operasi dilakukan sekarang sebelum kompetisi berakhir,” terang dokter yang kembali ke Persebaya pada pertengahan musim ini tersebut.

Kehilangan Rian tentu menjadi tantangan bagi Bajol Ijo. Musim ini, putra dari legenda Bejo Sugiantoro tersebut telah mencatatkan 20 penampilan dan menyumbang satu gol. 

Meski kontribusinya sangat krusial di lini tengah dan belakang, manajemen Persebaya memilih memprioritaskan kesembuhan total sang pemain agar siap tempur di musim mendatang.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: