21 Desember Memperingati Hari Apa? Ini Penjelasan Lengkapnya
BeritaNasional.com - Tanggal 21 Desember memperingati hari apa ? Menarik untuk diketahui bersama bahwa ada beberapa peringatan yang diakui secara nasional maupun internasional.
1. Tragedi Lockerbie
Sekitar 35 tahun lalu, dunia penerbangan internasional diguncang oleh tragedi besar. Pada 21 Desember 1988, pesawat Pan Am Penerbangan 103 yang terbang dari Frankfurt menuju Detroit, dengan rute transit London dan New York, meledak di udara saat melintas di atas Lockerbie, Skotlandia.
Ledakan itu disebabkan oleh bom plastik seberat sekitar 340 hingga 450 gram yang tersembunyi di dalam pesawat. Dalam waktu singkat, badan pesawat hancur dan puing-puingnya jatuh ke daratan, menghantam area permukiman.
Sebanyak 271 orang dari 21 negara tewas dalam peristiwa tersebut, termasuk penumpang, awak pesawat, dan warga di darat. Hingga terjadinya tragedi 11 September 2001, pengeboman Lockerbie tercatat sebagai aksi teror dengan korban terbanyak dalam sejarah penerbangan sipil. Peristiwa ini menjadi titik balik penting dalam penerapan standar keamanan penerbangan global.
2. Apollo 8
Di tengah catatan kelam sejarah, 21 Desember juga menghadirkan kisah luar biasa tentang keberanian dan pencapaian manusia. Pada 21 Desember 1968, Amerika Serikat meluncurkan Apollo 8, misi kedua dalam Program Apollo dan menjadi misi antariksa berawak pertama yang berhasil meninggalkan orbit Bumi menuju orbit Bulan.
Tiga astronaut—Frank Borman, James Lovell, dan William Anders—menjadi manusia pertama yang keluar dari orbit rendah Bumi dan menyaksikan sisi jauh Bulan, bagian yang tak pernah terlihat dari planet kita.
Apollo 8 mengitari Bulan sebanyak 10 kali selama kurang lebih 20 jam, sebelum akhirnya kembali dengan selamat ke Bumi dan mendarat di Samudra Pasifik pada 27 Desember 1968. Misi ini membuka jalan bagi pendaratan manusia di Bulan setahun kemudian.
3. Awal Mula Teka-Teki Silang yang Mendunia
Permainan sederhana yang kerap menemani waktu senggang ternyata juga lahir pada 21 Desember. Pada 21 Desember 1913, seorang jurnalis asal Liverpool bernama Arthur Wynne memperkenalkan permainan kata bernama word-cross di majalah New York World.
Konsep tersebut kemudian berkembang menjadi teka-teki silang (TTS) seperti yang dikenal saat ini. Karena itulah, Arthur Wynne kerap disebut sebagai pelopor TTS modern.
Di Indonesia, TTS mulai dikenal luas pada era 1970-an, khususnya di Jakarta. Salah satu tokoh penting dalam perkembangannya adalah Rumeli Moeshar, yang telah mengirimkan karya TTS ke harian Kompas sejak 1968, jauh sebelum permainan ini populer secara nasional.
4. Look On The Bright Side Day
Tanggal 21 Desember juga diperingati sebagai Look On The Bright Side Day. Meski terdengar sederhana, peringatan ini membawa pesan kuat: melatih diri untuk berpikir lebih optimistis.
Di tengah rutinitas dan tekanan hidup, satu hari dengan sudut pandang positif bisa memberi dampak besar bagi kesehatan mental dan emosional. Pikiran yang sehat membantu tubuh bekerja lebih baik, sekaligus membuat hari-hari terasa lebih bermakna.
5. Hari Apresiasi Gadis Pendek
Masih di tanggal yang sama, dunia juga merayakan Hari Apresiasi Gadis Pendek. Peringatan ini menjadi ruang afirmasi bagi perempuan yang sering merasa kurang percaya diri karena tinggi badan yang tidak menjulang.
Padahal, tubuh mungil adalah anugerah genetik, bukan kekurangan. Banyak hal menyenangkan dari bertubuh kecil—mulai dari mudah tampil menggemaskan, fleksibel dalam memilih gaya berpakaian, hingga kenyamanan sederhana seperti kaki yang tak menggantung saat tidur.
Hari ini menjadi momen untuk mencintai diri sendiri dan merayakan tubuh apa adanya.
(Rep/Nissa)
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







