Jasa Marga Laporkan Peningkatan Arus Kendaraan di Tol Jabodetabek dan Jawa Barat Jelang Nataru

Oleh: Bachtiarudin Alam
Sabtu, 20 Desember 2025 | 14:35 WIB
Jasa Marga laporkan peningkatan arus kendaraan di tol Jabodetabek dan Jawa Barat jelang Nataru. (SinPo.id/Dok. PUPR)
Jasa Marga laporkan peningkatan arus kendaraan di tol Jabodetabek dan Jawa Barat jelang Nataru. (SinPo.id/Dok. PUPR)

BeritaNasional.com - PT. Jasa Marga melaporkan adanya peningkatan kendaraan pada ruas jalan tol jelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (nataru). Khususnya pada hari ini yang diprediksi menjadi puncak arus keluar libur nataru.

"Hindari perjalanan di waktu yang diprediksi menjadi waktu puncak, yaitu pada arus keluar Nataru 2025-2026 pada Sabtu, 20 Desember 2025 yang bertujuan untuk menghindari penumpukan kendaraan di titik-titik favorit," kata Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Sabtu (20/12/2025).

Rivan juga mengimbau masyarakat yang ingin berpergian lebih dulu memantau pergerakan mobilitas melalui aplikasi Travoy, guna merencanakan waktu perjalanan.

"Kami juga mengimbau masyarakat untuk mengunduh mobile app Travoy untuk memudahkan pengguna jalan tol dalam merencanakan perjalanan," ujar Rivan.

Adapun laporan peningkatan arus lalu lintas mulai terpantau pada Gerbang Tol di ruas Jabodetabek dan Jawa Barat. Berikut datanya:

A. Lalu Lintas Jabodetabek:

Volume lalu lintas yang meninggalkan Jabodetabek menuju Bandara Internasional Soekarno Hatta serta menuju Puncak atau Sukabumi dan sekitarnya yang terdistribusi melalui Gerbang Tol (GT) Cengkareng, GT Benda Utama dan GT Ciawi 1, total tercatat sebanyak 153.920 kendaraan atau meningkat 7,86 persen dibanding volume lalu lintas transaksi normal yaitu 142.707 kendaraan transaksi dengan rincian sebagai berikut:

1. GT Cengkareng

Peningkatan volume lalu lintas transaksi di GT Cengkareng arah Bandara Internasional Soekarno Hatta sebesar 5,96 persen atau sebanyak 84.241 kendaraan dibanding dari lalu lintas normal sebanyak 79.502 kendaraan.

2. GT Benda Utama

Peningkatan volume lalu lintas transaksi di GT Benda Utama arah Tangerang sebesar 17.02 persen atau sebanyak 32.315 kendaraan dari volume lalu lintas transaksi normal sebanyak 27.615 kendaraan.

3. GT Ciawi 1

Peningkatan volume lalu lintas transaksi di GT Ciawi 1 arah Puncak Bogor sebesar 4.98 persen atau sebanyak 37.364 kendaraan dari volume lalu lintas transaksi normal sebanyak 35.590 kendaraan.

B. Lalu Lintas Jawa Barat:

Sementara itu pantauan volume lalu lintas di wilayah Jawa Barat, total sebanyak 130.821 kendaraan atau meningkat sebanyak 12,57 persen terhadap volume lalu lintas transaksi normal yaitu 116.212 kendaraan transaksi di wilayah Kota Bandung dan sekitarnya melalui jalan tol Ruas Padaleunyi yang terdistribusi melalui GT Cileunyi dan GT Pasteur terperinci sebagai berikut:

1. GT Cileunyi Jalan Tol Padaleunyi

Pantauan volume lalu lintas di GT Cileunyi sebanyak 30.718 kendaraan dari Rancaekek atau Garut menuju Bandung atau Jakarta. Volume lalu lintas transaksi di GT tersebut lebih tinggi 9.53 persen dari lalin normal yaitu sebanyak 28.045 kendaraan.

Sedangkan volume lalu lintas transaksi dari arah Bandung atau Jakarta menuju Rancaekek atau Garut melalui GT Cileunyi tercatat 35.411 kendaraan atau lebih tinggi 9.01 persen dibanding lalu lintas normal sebanyak 32.484 kendaraan.

2. GT Pasteur Jalan Tol Padaleunyi

Sementara itu, volume lalu lintas transaksi GT Pasteur meninggalkan Kota Bandung tercatat 35.822 atau lebih tinggi 4.79 persen dari lalin normal sebanyak 34.183 kendaraan.

Sedangkan volume lalu lintas transaksi yang menuju Kota Bandung melalui GT Pasteur tercatat 31.414 kendaraan atau lebih tinggi 8.54 persen dibanding lalu lintas normal sebanyak 28.943 kendaraan.

sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: