Waspada Cuaca Ekstrem, BPBD DKI Imbau Warga Siapkan Tas Siaga Bencana Sepekan ke Depan

Oleh: Tim Redaksi
Sabtu, 20 Desember 2025 | 17:00 WIB
Warga menggunakan payung menerobos hujan di Jalan Menteng Jaya, Jakarta, Selasa (18/11/2025). (Beritanasional.com/Oke Atmaja)
Warga menggunakan payung menerobos hujan di Jalan Menteng Jaya, Jakarta, Selasa (18/11/2025). (Beritanasional.com/Oke Atmaja)

BeritaNasional.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem di wilayah Ibu Kota selama sepekan ke depan, yakni pada periode 19–26 Desember 2025.

Imbauan ini dikeluarkan berdasarkan peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), yang memprakirakan adanya hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Kondisi ini berpotensi menimbulkan dampak hidrometeorologi, seperti genangan dan banjir di sejumlah wilayah.

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, meminta warga untuk menyiapkan perlengkapan pribadi seperti payung atau jas hujan, serta tas siaga bencana sebagai langkah antisipasi.

“Kesiapsiagaan menjadi kunci utama dalam menghadapi potensi bencana akibat cuaca ekstrem,” ujar Isnawa dikutip dari laman Pemprov DKI Jakarta, Sabtu (20/12/2025).

Isnawa juga mengimbau masyarakat untuk secara berkala memantau tinggi muka air melalui laman bpbd.jakarta.go.id/waterlevel, serta memperbarui informasi kondisi banjir melalui pantaubanjir.jakarta.go.id yang berbasiskan RT. Warga juga dapat melaporkan potensi genangan atau banjir melalui aplikasi JAKI.

Selain itu, BPBD DKI Jakarta menyediakan Buku Panduan Kesiapsiagaan Banjir yang dapat diunduh melalui tiny.cc/bukusakusiagabanjir.

“Dalam kondisi darurat yang membutuhkan pertolongan segera, masyarakat diminta untuk menghubungi Call Center Jakarta Siaga 112,” tandasnya.

BPBD DKI Jakarta menegaskan akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait dan mengajak seluruh warga untuk tetap waspada serta mengikuti perkembangan informasi cuaca secara berkala.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: